Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat upaya perlindungan perempuan dan anak, termasuk pencegahan bullying di lingkungan sekolah.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Provinsi Kalimantan Tengah, Suryanto, AKS., M.Si., usai mengikuti pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Kalteng tahun 2026.
Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, Jumat (18/9/2026).
Suryanto resmi dilantik oleh Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran untuk memimpin DP3APPKB Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam menjalankan tugas barunya, Suryanto mengatakan pihaknya akan terus mendorong langkah-langkah edukasi dan sosialisasi untuk mencegah terjadinya bullying terhadap peserta didik.
Menurutnya, persoalan bullying di lingkungan sekolah harus menjadi perhatian bersama karena menyangkut perlindungan dan masa depan anak.
“Kami dari Dinas P3APPKB melakukan langkah-langkah untuk mengatasi bullying dengan tim yang ada. Kita bekerja sama dengan Disdik dan OPD lainnya, termasuk guru-guru terkait,” ujarnya.
Ia menilai, edukasi kepada anak-anak menjadi salah satu langkah penting agar mereka memahami dampak dari tindakan bullying serta mampu menciptakan lingkungan pergaulan yang lebih aman dan nyaman.
Selain sekolah dan pemerintah, peran orang tua serta masyarakat juga dinilai sangat penting dalam mencegah terjadinya bullying.
“Harapannya anak-anak siswa supaya tidak terjadi lagi bullying. Langkah-langkahnya harus kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat,” katanya.
Suryanto menegaskan, penanganan bullying tidak dapat dibebankan hanya kepada satu instansi. Diperlukan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah, sekolah, guru, orang tua, masyarakat hingga para peserta didik sendiri.
“Tidak hanya dari DP3APPKB yang harus bekerja, tetapi harus bekerja sama dengan semuanya, termasuk kesadaran dari anak-anak,” tegasnya.
Dengan kolaborasi tersebut, DP3APPKB Kalteng berharap upaya perlindungan anak dapat semakin optimal, khususnya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying.
(Era Suhertini)
0 Comments