Berita Lain
news
Nasional

Dubes Saudi Persembahkan Anggrek Putih Ke Megawati Soekarnoputri

JAKARTA - Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi meminta Presiden Ke-5 Republik Indonesia yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri berkontribusi aktif terhadap situasi terkini di Timur Tengah. 

Hal ini disampaikan Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi saat diterima Megawati di kediamannya, Menteng, Jakarta, Kamis 9 April 2026.

Dalam pertemuan, Megawati didampingi Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah dan Kepala Badan Riset dan Analisis Kebijakan PDI Perjuangan  Andi Widjajanto serta Guntur Romli.

Suasana pertemuan berjalan dengan hangat selama hampir dua jam. Sebelum menyalami Dubes Saudi, Megawati menyinggung soal anggrek putih pemberian Dubes Saudi yang ditempatkan di ruangan. 

"Anggrek berwarna putih yang asli, yang lain rekayasa genetika" kata Megawati sambil tersenyum. 

Selain menyampaikan selamat Idul Fitri kepada Megawati, Dubes Saudi mengucapkan selamat atas gelar doktor kehormatan Megawati yang diberikan Princess Nourah University (PNU), di Riyadh, yang merupakan universitas perempuan terbesar di dunia, pada Februari lalu.

Megawati merespons dengan mengucapan terima kasih kepada Kerajaan Saudi Arabia atas penganugerahan tersebut dan penerimaan yang baik dan luar biasa selama menjalani umroh bersama keluarga yang dilakukan usai menerima gelar doktor dari PNU.

"Saya berterima kasih karena proses umroh yang saya jalani kemarin berjalan dengan baik," kata Megawati kepada Dubes Saudi.

Ahmad Basarah yang turut dalam umroh saat itu menjelaskan, Megawati mengamati proses pembangunan di Masjidil Haram dan membaca ada rencana kuota haji 6 juta pada tahun 2030 dan mengusulkan penanaman pohon di kota suci dan di daerah pelaksanaan ibadah haji khususnya "pohon Soekarno". 

"Dubes Saudi sangat gembira dengan usulan Ibu Megawati dan menjelaskan bahwa Arab Saudi memang memiliki program penanaman 10 miliar pohon. Karena itu beliau dengan tangan terbuka akan menyambut tawaran Ibu Megawati," kata Basarah.

Sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN, Megawati siap berkolaborasi dengan memberikan hasil penelitian jenis pohon yang cocok dengan kondisi alam Saudi Arabia dan menyumbang bibit-bibit pohon. 

Sementara itu, terkait kondisi kawasan di Timur Tengah, Basarah menyebutkan Dubes Saudi meminta Megawati berkontribusi aktif terhadap situasi di Timur Tengah. 

"Menurut Dubes Arab Saudi, Ibu Megawati Soekarnoputri adalah sosok penting dalam politik lokal dan global yang memiliki perhatian pada isu lingkungan dan geopolitik, karena itu suara Ibu Megawati sangat penting dan berdampak pada dunia Islam dan global untuk menjaga stabilitas kawasan dan perdamaian dunia," urai Basarah.

"Ibu Megawati merespon positif terkait permintaan dari Dubes Saudi, beliau juga mendukung terkait gencatan senjata yang sudah disepakati selama 2 pekan dan mengikuti ajaran geopolitik Bung Karno, Ibu Megawati siap menjadi jembatan bagi siapapun yang berkonflik untuk mencapai perdamaian sejati. Ibu Megawati menyinggung bahwa beliau juga merupakan special envoy (utusan khusus) yang menjadi jembatan antara Korea Selatan dan Korea Utara," tandas Basarah.

(Tinus)

news
P. Raya

Hilangya Hak Bermain: Saat Anak-Anak Harus Ikut Menemani Orangtua Bekerja Demi Sesuap Nasi

Palangka Raya - Di tengah riuhnya bunyi klakson kendaraan bermotor dan polusi udara yang ditimbulkan dari asap kendaraan yang berlalu lalang, terkadang pemandangan menyentuh hati kerap ditemukan disekitarnya. Hal ini bukan terkait kemacetan ataupun polusi udara, melainkan tentang potret seorang anak kecil yang tertangkap kamera turut menjaga dagangan orangtuanya di pinggir jalan

Lokasi mereka berjualan tepat berada di pinggir jalan yang cukup padat antara jarak penjual satu dan lainnya. Fenomena seperti ini seharusnya bisa memantik diskusi mengenai perlindungan anak dan kesejahteraan eknomi di kota cantik ini.

Terlihat jika mereka adalah anak-anak yang seharusnya belum terjun ke dunia dewasa terlalu cepat. Namun, kondisi ekonomi yang tak stabil membuat anak-anak seperti mereka tak mempunyai pilihan selain membantu orangtua meringankan tugasnya. Anak-anak kecil itu bertugas untuk menjaga barang dagangan orangtuanya yang berupa pisang. Sesekali mereka juga cukup terampil untuk menyambut pelanggan yang datang membeli.

Kedua anak kecil itu dan adik bungsunya tetap setia menanti kehadiran Ibunya untuk kembali, sembari berharap dagangan pisangnya segera laku agar mereka bisa segera pulang ke rumah untuk beristirahat.

Kisah singkat ini mungkin bisa menjadi pengingat bagi kita semua bahwa dalam gemerlap keindahan kota sekalipun terdapat sisi yang keras bagi mereka yang secara diam-diam berjuang melawan kerasnya hidup demi sesuap nasi untuk hari ini. Dukungan kecil dari kita mungkin tidak langsung berdampak besar bagi dunia, akan tetapi itu bisa berarti bagi mereka yang membutuhkan.

(Viaini Nur Faidah)

news
P. Raya

Menjaga Nafas Leluhur di Palangka Raya: Pentingnya Membeli Batik Lokal Untuk Merawat Sejarah

Palangka Raya - Batik merupakan salah satu karya kerajinan tangan khas Indonesia yang terdiri dari teknik menghias kain polos menggunakan lilin sebagai warna yang nantinya akan dibentuk sesuai pola masing-masing daerah. Setiap batik yang ada di Nusantara tentunya memiliki corak yang berbeda-beda tergantung asal daerah dibuatnya batik tersebut.

Contohnya seperti batik lokal yang beredar luas di Palangka Raya yang memiliki motif tersendiri beserta makna filosofisnya. Batik khas Palangka Raya, atau yang bisa kita kenal sebagai batik bintik memiliki ciri utama berupa motif yang mengangkat nilai-nilai kebudayaan dan kekayaan alam suku Dayak yang tinggal di Kalimantan Tengah ini.

Batik Benang bintik memiliki ciri khas pada bentuk motifnya yang terinspirasi dari batang garing (pohon kehidupan) yang melambangkan keseimbangan antara hubungan manusia, alam dan sang pencipta. Oleh karena itu, melestarikan batik daerah tidak hanya berfokus pada penggunaan seragam batik di sekolah saja, melainkan tentang menjaga fondasi budaya lokal kita agar terus bisa mengikuti arus modernisasi tanpa jauh tertinggal di belakang sana.

Dengan membeli dan memakai produk batik lokal, berarti kita telah mendukung ribuan UMKM dan tentunya para pengrajin batik lokal di Kalimantan Tengah. Hal ini tentunya bisa membantu meminimalisir terlupakannya batik-batik lokal dan mengangkat pengrajin batik untuk bisa terus bersaing melawan arus tren fashion dengan bangga. 

Mari kita jadikan batik lokal sebagai cermin jiwa masyarakat. Bangga menggunakan batik, bangga budaya Kalimantan Tengah.

(Viaini Nur Faidah)

news
P. Raya

Pererat Silaturahmi, Kapolda Terima Audiensi DPD Macan Asia Indonesia Kalteng

Palangka Raya - Palangka Raya - Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan, menerima kunjungan audiensi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Macan Asia Indonesia Provinsi Kalteng, di Lobi Utama Mapolda setempat, Jumat siang  (10/4/2026).

Dalam audiensi tersebut, Kapolda Kalteng didampingi Karorena Brigjen Pol Andreas Wayan Wicaksana, dan sejumlah pejabat utama Polda serta turut dihadiri Ketua DPD Macan Asia Indonesia Kalteng Abdul Rahman, beserta pengurus lainnya.

Kapolda Kalteng melalui Kabidhumas Kombes Pol Budi Rachmat, menyampaikan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi atas inisiatif dialog ini dalam upaya memperkuat kerjasama dan sinergi antara Polri dengan Macan Asia Indonesia.

"Kami terbuka untuk mendengar aspirasi khususnya terkait kamtibmas di wilayah Bumi Tambun Bungai, sehingga dapat berjalan aman dan kondusif," ungkap Kabidhumas.

Kombes Budi juga menegaskan komitmen Polda Kalteng untuk siap bersinergi dalam memberikan fasilitas dukungan terhadap penanganan dan penyelesaian permasalahan dalam hal penanganan narkoba dan sumber daya alam.

"Harapannya melalui audiensi ini sinergi dan kerjasama antara Polda Kalteng bersama organisasi MAI dapat berjalan baik kedepannya," demikian Budi. 

(Era Suhertini)