Kalteng

Pemprov Kalteng Gandeng UMPR Cetak 178 Taruna Tani Gratis, Perkuat SDM Pertanian Menuju Ketahanan Pangan

Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat pembangunan sektor pertanian melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menggandeng Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) untuk menyelenggarakan Program Diploma I (D-I) Vokasi Pertanian secara gratis bagi putra-putri terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi Vokasi Program Diploma I (D-I) Bidang Pertanian Tahun 2026 yang digelar di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (6/8/2026).

Program ini diharapkan menjadi fondasi dalam mencetak generasi muda yang memiliki kompetensi akademik sekaligus keterampilan praktik di bidang pertanian modern.

Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Dr. H. Muhammad Yusuf, S.Sos., mengatakan proses penerimaan mahasiswa baru Program D-I Vokasi Pertanian telah dimulai sejak 27 Juli 2026. Pada angkatan pertama, sebanyak 178 calon taruna tani telah dinyatakan diterima dan akan mengikuti pendidikan tanpa dipungut biaya karena seluruh pembiayaan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Menurut Dr. Muhammad Yusuf, kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia pertanian sekaligus memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk memperoleh pendidikan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Ia berharap seluruh taruna tani yang mengikuti program tersebut mampu menjadi agen perubahan di sektor pertanian, menguasai teknologi pertanian modern, serta berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan di Kalimantan Tengah.

Selain memperoleh pembelajaran di ruang kelas, para mahasiswa juga akan menjalani praktik lapangan secara langsung di kawasan pertanian produktif. Salah satu lokasi utama yang telah dipersiapkan adalah kawasan cetak sawah Dadahup, Kabupaten Kapuas, sehingga mahasiswa dapat mempelajari budidaya tanaman, mekanisasi pertanian, hingga pengelolaan lahan secara langsung.

Dr. Muhammad Yusuf mengungkapkan, penyerahan simbolis kepada 178 taruna tani dijadwalkan berlangsung pada 17 Agustus 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Momentum tersebut diharapkan menjadi tonggak dimulainya program strategis pengembangan SDM pertanian di Bumi Tambun Bungai.

Ia juga menyampaikan bahwa apabila antusiasme masyarakat terus meningkat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama UMPR membuka peluang untuk kembali menerima angkatan berikutnya dengan kuota yang lebih besar agar semakin banyak generasi muda yang memperoleh kesempatan mengikuti pendidikan vokasi pertanian.

Sementara itu, Direktur Akademi Vokasi Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Prof. Ir. Chandra Anugrah Putra, S.I.Kom., menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk mendukung keberhasilan program tersebut.

Persiapan dilakukan melalui kolaborasi intensif bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, mulai dari penyusunan kurikulum hingga penyiapan tenaga pengajar dan praktisi pertanian.

Menurut Prof. Chandra, kurikulum yang disusun mengedepankan keseimbangan antara teori dan praktik sehingga lulusan tidak hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia pertanian modern serta perkembangan teknologi.

Ia menjelaskan seluruh sistem pembelajaran telah dipersiapkan, termasuk dukungan fasilitas pembelajaran, pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta lokasi praktik yang representatif. Untuk tahap awal, kawasan Dadahup dipilih karena dinilai memiliki potensi besar sebagai laboratorium lapangan bagi mahasiswa Program D-I Vokasi Pertanian. Ke depan, pelaksanaan praktik juga dapat dikembangkan di kabupaten lain sesuai potensi pertanian masing-masing daerah.

Prof. Chandra menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalimantan Tengah atas kepercayaan yang diberikan kepada Universitas Muhammadiyah Palangka Raya untuk menjadi mitra dalam mencetak sumber daya manusia pertanian yang unggul. 

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi merupakan kunci keberhasilan pembangunan sektor pertanian berbasis pendidikan vokasi.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya optimistis Program D-I Vokasi Pertanian mampu melahirkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap terjun ke dunia kerja maupun mengembangkan usaha pertanian secara mandiri. 

Kehadiran 178 taruna tani angkatan pertama diharapkan menjadi awal lahirnya generasi baru pelaku pertanian modern yang mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong kemajuan sektor pertanian di Bumi Tambun Bungai,"Pungkasnya.

(Era Suhertini)

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments