Kalteng

Pelaksanaan Haji 2026 Berjalan Lancar, Pemprov Kalteng Sambut Kepulangan Jamaah Secara Bertahap

Palangka Raya - Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Kalimantan Tengah, Dr. Rus'ansyah, S.Ag., M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M bagi jamaah asal Kalimantan Tengah.

Menurutnya, kualitas penyelenggaraan ibadah haji tahun ini mengalami peningkatan. Hal tersebut terlihat dari rendahnya angka jamaah yang sakit maupun meninggal dunia selama berada di Tanah Suci.

"Kami bersyukur karena pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan dengan baik dan lancar. Indikasinya dapat dilihat dari jumlah jamaah yang sakit maupun meninggal dunia yang relatif sedikit," ujarnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah mulai menyambut kepulangan jamaah haji secara bertahap melalui Embarkasi Banjarmasin. Pada Rabu (10/6/2026), jamaah Kloter 4 yang berjumlah 360 orang tiba dan disambut langsung oleh Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kalimantan Tengah. Kloter tersebut terdiri dari jamaah asal Kabupaten Kotawaringin Timur, Seruyan, Kapuas, Lamandau, Pulang Pisau, Palangka Raya, dan Murung Raya.

Sementara itu, Kloter 5 yang berjumlah 359 orang terdiri dari jamaah asal Kabupaten Barito Utara, Barito Timur, Sukamara, Gunung Mas, dan Kota Palangka Raya. Kedatangan jamaah Kloter 5 dijadwalkan disambut oleh Gubernur atau Wakil Gubernur Kalimantan Tengah.

Selanjutnya, Kloter 8 yang berjumlah 124 orang terdiri dari jamaah asal Barito Selatan, Kapuas, Pulang Pisau, dan Palangka Raya. Jamaah kloter ini dijadwalkan tiba di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin pada Sabtu (13/6/2026) dan masuk Asrama Haji Banjarbaru pada Minggu (14/6/2026). Penyambutan dilakukan oleh Asisten Administrasi Umum Provinsi Kalimantan Tengah.

Adapun Kloter 19 yang berjumlah 12 orang berasal dari Kotawaringin Timur, Sukamara, Murung Raya, dan Barito Utara. Penyambutan dijadwalkan dilakukan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

Rus'ansyah berharap seluruh jamaah yang telah kembali ke tanah air dapat mempertahankan nilai-nilai ibadah yang diperoleh selama berada di Tanah Suci serta menjadi haji yang mabrur.

"Kami berharap implementasi ibadah yang telah dijalankan di Tanah Suci dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari setelah kembali ke daerah masing-masing," katanya.

Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk terus mendoakan masyarakat Kalimantan Tengah agar tetap hidup rukun, damai, dan sejahtera. Selain itu, doa para jamaah diharapkan dapat menjadi keberkahan bagi pembangunan daerah serta mendukung pemerintah dalam menjalankan amanah demi kesejahteraan masyarakat.

Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji, jumlah jamaah haji Provinsi Kalimantan Tengah tahun 1447 H/2026 M sebanyak 1.572 orang termasuk 17 petugas kloter. Hingga saat ini tercatat dua jamaah haji asal Kalimantan Tengah wafat di Tanah Suci, yakni seorang jamaah laki-laki asal Kabupaten Seruyan dan seorang jamaah perempuan asal Kabupaten Kotawaringin Barat.

Jumlah Jamaah haji Kalteng yang wafat ditambah Suci Sebanyak dua orang (2) laki laki 1 dari Seruyan,dan satu perempuan dari Kobar, Salah satu jamaah yang wafat adalah M. Darmawan bin M. Ali (67), jamaah Kloter BDJ 6 asal Kabupaten Seruyan yang meninggal dunia di RS Al Noor Makkah pada pukul 18.48 Waktu Arab Saudi.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah turut mendoakan agar seluruh jamaah yang masih berada di Tanah Suci maupun yang telah kembali ke tanah air senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta dapat berkumpul kembali bersama keluarga dalam keadaan baik.

(Era Suhertini)

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments