Palangka Raya - Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Rapat Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORMASPROV) I Tahun 2026 di Aula Kesbangpol Provinsi Kalimantan Tengah, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan atlet-atlet terbaik Kalimantan Tengah menuju Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) IX Tahun 2027 di Palu, Sulawesi Tengah.
Rapat tersebut dihadiri pengurus KORMI Provinsi Kalimantan Tengah serta perwakilan Induk Organisasi Olahraga (Inorga) yang berada di bawah naungan KORMI Kalteng. Selain menjadi ajang koordinasi, kegiatan ini juga membahas mekanisme pelaksanaan FORMASPROV I Tahun 2026 sebagai bagian dari proses seleksi atlet menuju FORNAS.
Ketua Umum KORMI Provinsi Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo, S.Sos., M.M., yang diwakili Ketua Harian KORMI Kalteng Rio Kriswana, menegaskan bahwa seluruh Inorga perlu melakukan persiapan lebih awal mengingat lokasi pelaksanaan FORNAS IX di Palu memiliki tantangan tersendiri, terutama dari sisi jarak dan kebutuhan pembiayaan kontingen.
Menurut Rio, kondisi ekonomi dan kebijakan efisiensi anggaran saat ini mengharuskan seluruh pihak untuk melakukan perencanaan yang matang. Persiapan tidak hanya menyangkut pembinaan atlet, tetapi juga administrasi, pendataan peserta, serta kebutuhan anggaran yang akan digunakan pada ajang nasional mendatang.
Rio mengungkapkan bahwa capaian Kontingen KORMI Kalimantan Tengah pada FORNAS VIII di Lombok yang berhasil meraih 46 medali menjadi motivasi sekaligus tantangan bagi seluruh Inorga. Prestasi tersebut diharapkan dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada FORNAS IX Tahun 2027.
Dalam rapat tersebut disepakati lima poin penting pelaksanaan FORMASPROV I Tahun 2026. Pertama, pelaksanaan FORMASPROV akan berlangsung pada Juli hingga Agustus 2026 dengan pusat kegiatan di Kota Palangka Raya. Kedua, pelaksanaan kegiatan menjadi tanggung jawab masing-masing Inorga sesuai cabang olahraga masyarakat yang dibina.
Ketiga, setiap Inorga diwajibkan menyusun dan menyampaikan proposal kegiatan FORMASPROV kepada KORMI Provinsi Kalimantan Tengah. Keempat, proses seleksi atlet wajib mengacu pada Technical Handbook (THB) yang ditetapkan KORMI Pusat sebagai dasar persiapan menuju FORNAS IX Tahun 2027 di Palu.Kelima, hasil pelaksanaan FORMASPROV yang disampaikan kepada KORMI Provinsi Kalimantan Tengah bersifat final dan menjadi dasar penetapan atlet yang akan dipersiapkan menuju FORNAS IX.
Sementara itu, Sekretaris Umum KORMI Provinsi Kalimantan Tengah Hamdan menekankan pentingnya keseragaman pelaksanaan kegiatan di seluruh Inorga. Menurutnya, proposal yang diajukan nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan standar pelaksanaan kegiatan, mulai dari administrasi, publikasi, hingga identitas visual kegiatan.
Hamdan juga meminta seluruh Inorga aktif membangun komunikasi dengan pemerintah kabupaten dan kota guna memperkuat dukungan terhadap pembinaan olahraga masyarakat. Sinergi antara organisasi, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam mempersiapkan atlet menuju ajang nasional.
Selain pembinaan atlet, KORMI Kalteng juga mulai mengantisipasi berbagai kebutuhan teknis keberangkatan kontingen ke Palu, termasuk transportasi, akomodasi, dan efisiensi perjalanan. Pengalaman pada ajang sebelumnya akan menjadi bahan evaluasi agar seluruh proses dapat berjalan lebih baik.
Melalui pelaksanaan FORMASPROV I Tahun 2026, KORMI Kalimantan Tengah berharap dapat menjaring atlet-atlet terbaik dari seluruh Inorga sekaligus memperkuat pembinaan olahraga masyarakat di daerah. Dengan persiapan yang dilakukan sejak dini, Kalteng optimistis mampu kembali menorehkan prestasi membanggakan pada FORNAS IX Tahun 2027 di Palu.
(Era Suhertini)
0 Comments