P. Raya

Komisi II DPRD Palangka Raya Dorong Holding UMKM Berbasis Klaster Kerajinan Tangan

Palangka Raya — Gagasan pembentukan holding Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis klaster kerajinan tangan,mendapat perhatian serius DPRD Kota Palangka Raya. Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Erlan Audri, menilai langkah tersebut menjadi strategi penting untuk memperkuat daya saing pelaku UMKM lokal di tengah tekanan pasar modern dan persaingan produk luar daerah.

Erlan mengatakan pemerintah daerah perlu hadir lebih aktif dalam memfasilitasi pembentukan holding tersebut, termasuk melalui pelatihan manajemen usaha, digitalisasi pemasaran, serta kemudahan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Pelaku usaha kerajinan tangan di Palangka Raya masih berjalan sendiri-sendiri sehingga sulit berkembang secara maksimal, baik dari sisi pemasaran, penguatan modal, hingga peningkatan kualitas produksi. Padahal, potensi kerajinan lokal dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi dan mampu menjadi identitas ekonomi kreatif daerah.

“Pembentukan holding UMKM berbasis klaster kerajinan tangan perlu didorong agar para pelaku usaha memiliki wadah bersama yang kuat. Dengan sistem terintegrasi, mereka bisa lebih mudah mendapatkan akses pasar, pembinaan, hingga dukungan permodalan,” ujarnya, Senin (21/4/2026).

Ia menegaskan, konsep holding bukan sekadar menggabungkan pelaku usaha dalam satu kelompok, melainkan membangun ekosistem bisnis yang saling mendukung dari hulu hingga hilir. Melalui pola klaster, UMKM kerajinan tangan dapat diarahkan memiliki standar produksi, identitas merek bersama, hingga strategi pemasaran digital yang lebih terukur.

(Olivia Teja)

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments