PALANGKA RAYA – Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Syaufan Hadi mendukung langkah kepolisian dalam menindak tegas pelaku balap liar, khususnya yang melibatkan kalangan pelajar.
Menurutnya, aksi balap liar bukan hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga membahayakan keselamatan pengendara maupun masyarakat pengguna jalan lainnya.
“Penindakan tegas memang perlu dilakukan agar memberikan efek jera, terutama bagi pelajar yang terlibat balap liar,” ujar Syaufan Hadi, Jumat (15/5/2026).
Ia mendukung penerapan sanksi tilang hingga penahanan kendaraan selama tiga bulan dan sebagai bentuk ketegasan aparat terhadap pelanggaran lalu lintas yang meresahkan masyarakat.
Syaufan menilai maraknya balap liar tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Menurutnya, pengawasan dari keluarga terutama orang tua memiliki peran penting dalam mencegah anak-anak terlibat kegiatan negatif di luar rumah.
“Orang tua harus proaktif, pengawasan keluarga berjalan baik dan penegakan hukum dilakukan konsisten, saya yakin aksi balap liar bisa ditekan,” tegas politisi ini.
Mengawasi anak-anaknya, terutama aktivitas pada malam hari. Jangan sampai kendaraan dipakai untuk kegiatan yang membahayakan,Ia juga meminta sekolah dan lingkungan masyarakat ikut berperan memberikan edukasi mengenai keselamatan berkendara serta dampak hukum dari aksi balap liar. Selain membahayakan keselamatan, aksi balap liar juga dinilai kerap memicu keresahan warga akibat kebisingan dan penggunaan jalan umum secara ilegal, terutama pada malam hingga dini hari. Kerja sama semua pihak sangat diperlukan agar persoalan tersebut tidak terus berulang.
(Olivia Teja)
0 Comments