Palangka Raya - Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran resmi membuka Karnaval Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) pada Minggu pagi serta pembukaan Kalteng Expo 2026 pada Minggu malam (17/5/2026), yang digelar di kawasan Jalan Cilik Riwut dan GOR Indoor, Kota Palangka Raya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah sekaligus sebagai upaya memperkuat pelestarian budaya daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan sektor pariwisata.
Pada ajang Kalteng Expo 2026, stand Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah menjadi salah satu pusat perhatian masyarakat. Mengusung tema “Huma Betang”, stand tersebut menampilkan keberagaman budaya, kreativitas pelajar, hingga inovasi pendidikan berbasis digital.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo mengatakan, konsep Huma Betang yang diangkat pada expo tahun ini menggambarkan keberagaman yang hidup berdampingan dalam dunia pendidikan di Kalimantan Tengah.
“Di dalam Rumah Betang terdapat banyak keragaman. Yang kita tonjolkan di sini adalah berbagai keunggulan dari sekolah-sekolah, baik SMA, SMK, maupun sekolah pendidikan khusus,” ujarnya saat ditemui di stand Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah.
Ia menjelaskan, para siswa turut menampilkan berbagai kemampuan dan kreativitasnya. Mulai dari pertunjukan musik tradisional menggunakan alat musik kecapi oleh siswa SMA, hingga karya dan keterampilan dari siswa SMK serta sekolah pendidikan khusus.
Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti nyata bahwa pembangunan sumber daya manusia dan masa depan daerah dimulai dari dunia pendidikan.
Selain menampilkan seni dan budaya, stand Dinas Pendidikan juga memperkenalkan berbagai teknologi pembelajaran digital, seperti alat desain berbasis teknologi digital dan papan tulis digital yang kini telah digunakan di sekolah-sekolah di Kalimantan Tengah.
“Sekarang sekolah-sekolah kita sudah mulai terkoneksi dengan teknologi dan listrik. Tidak ada lagi sekolah yang tidak terhubung dengan listrik,” ungkapnya.
Muhammad Reza Prabowo berharap transformasi pendidikan digital di Kalimantan Tengah dapat terus berkembang dengan dukungan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Ia juga menegaskan komitmen Dinas Pendidikan untuk terus mendukung visi Gubernur Kalimantan Tengah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh wilayah provinsi.
“Semangat dan fokus Bapak Gubernur di bidang pendidikan akan terus kami dukung dan implementasikan demi mewujudkan pendidikan yang lebih maju di Kalimantan Tengah,” tutupnya.
(Era Suhertini)
0 Comments