PALANGKA RAYA – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, M Hasan Busyairi, mengapresiasi peluncuran Program Kampung Iklim (Proklim) yang menjadi salah satu upaya mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan dan menghadapi dampak perubahan iklim.
Meski demikian, ia mengingatkan agar pelaksanaan program tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus diikuti dengan langkah nyata dan berkelanjutan di tengah masyarakat.
Menurutnya, peluncuran Proklim perlu menjadi titik awal untuk memperkuat kesadaran warga dalam menjaga lingkungan, mengurangi risiko dampak perubahan iklim, serta membangun kebiasaan yang lebih ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Hasan menilai, keberhasilan program lingkungan tidak cukup diukur dari pelaksanaan kegiatan atau seremoni peluncuran semata. Hal yang lebih penting adalah sejauh mana program tersebut dapat diterapkan secara konsisten dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Karena itu, ia mendorong agar program Kampung Iklim disertai dengan pendampingan, edukasi, serta keterlibatan aktif masyarakat di tingkat kelurahan dan lingkungan permukiman.
Berbagai langkah sederhana, seperti pengelolaan sampah, penghijauan, pemanfaatan lahan pekarangan, penghematan air, dan upaya menjaga kebersihan lingkungan, dapat menjadi bagian dari aksi nyata dalam mendukung adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.Selain partisipasi masyarakat, dukungan pemerintah daerah dan koordinasi dengan berbagai pihak juga diperlukan agar program tersebut dapat berjalan secara berkesinambungan. Evaluasi berkala perlu dilakukan untuk mengetahui perkembangan
Dengan pelaksanaan yang konsisten dan melibatkan masyarakat secara langsung, Program Kampung Iklim diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kualitas lingkungan serta mendukung pembangunan Kota Palangka Raya yang berkelanjutan.
(Olivia Teja)
0 Comments