Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menegaskan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam mendukung pengentasan kemiskinan dan mendorong pemerataan ekonomi di daerah.
Dalam keterangannya, ia menjelaskan bahwa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) merupakan lembaga pemerintah nonstruktural yang diberi kewenangan untuk mengelola zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya.
Menurutnya, keberadaan BAZNAS menjadi instrumen penting dalam membantu pemerintah mengatasi berbagai persoalan sosial, termasuk kesenjangan ekonomi dan ketidakadilan sosial. Zakat, kata dia, bukan hanya ibadah, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang kuat dalam membangun kesejahteraan umat.
“Zakat memiliki peran penting dalam mengatasi kesenjangan sosial, ketidakadilan, serta mendorong pemerataan ekonomi,” ujarnya. Kamis (19/2/2026).
Melalui program-program yang tepat sasaran dan terukur, BAZNAS diharapkan mampu membantu kelompok masyarakat kurang mampu sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi produktif. Tidak hanya bersifat konsumtif, pengelolaan zakat juga diarahkan untuk menciptakan kemandirian melalui dukungan usaha mikro, pelatihan keterampilan, serta bantuan modal usaha.
Dengan pengelolaan yang profesional dan akuntabel, zakat diyakini dapat menjadi solusi nyata dalam memperkuat ekonomi masyarakat serta mempercepat upaya pengentasan kemiskinan di Kalimantan Tengah.
(Deddy)
0 Comments