Kalteng

Reza Prabowo Resmi Dilantik, Revitalisasi Puluhan Sekolah di Kalteng Jadi Prioritas

Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, Selasa (26/5/2026).

Salah satu pejabat yang dilantik yakni Muhammad Reza Prabowo sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah. Sebelumnya, Muhammad Reza Prabowo menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah.

Pelantikan tersebut dilakukan secara langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, bersama sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama lainnya di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Usai dilantik, Muhammad Reza Prabowo menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmennya untuk menjalankan amanah yang diberikan dengan sebaik-baiknya demi kemajuan dunia pendidikan di Kalimantan Tengah.

“Tentu amanah ini yang telah diberikan semakin berat, semakin besar, dan insya Allah saya akan berusaha sebaik-baiknya menjalankan amanah yang diberikan oleh Bapak Gubernur Kalteng,” ujarnya.

Ia juga memohon doa restu dan dukungan dari seluruh masyarakat serta insan pendidikan agar berbagai program pendidikan dapat berjalan optimal sesuai visi dan misi Gubernur Kalimantan Tengah.

Menurut Reza, salah satu program prioritas saat ini adalah pelaksanaan Kartu Huma Betang di sektor pendidikan, termasuk percepatan revitalisasi sekolah di berbagai wilayah Kalimantan Tengah.

Ia menyebut, jumlah sekolah yang akan direvitalisasi pada tahun 2026 meningkat cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut tidak lepas dari dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan pendidikan di Kalimantan Tengah.

“Cukup lumayan banyak, jauh dari tahun-tahun sebelumnya. Makanya Bapak Presiden sangat support untuk Kalimantan Tengah, sangat luar biasa,” katanya.

Reza menjelaskan, penentuan sekolah yang akan direvitalisasi dilakukan berdasarkan data Dapodik pendidikan yang dipadukan dengan aplikasi Pena Kalteng, sehingga proses penyaluran program dapat tepat sasaran.

“Melalui Dapodik pendidikan dan aplikasi Pena Kalteng, kita bisa melihat dan memverifikasi sekolah mana yang rusak ringan, rusak berat, dan mana yang menjadi atensi untuk direvitalisasi,” jelasnya.

Selain fokus pada pembangunan fisik sekolah, perhatian juga diberikan terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekolah, khususnya fasilitas toilet yang menjadi perhatian pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

“Bapak Presiden dan Bapak Gubernur juga menginginkan toilet-toilet sekolah bersih, bagus, dan nyaman. Salah satu kriteria sekolah yang baik adalah kebersihan, dan itu selalu kami ingatkan kepada jajaran satuan pendidikan,” ungkapnya.

Ia berharap program revitalisasi tersebut mampu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kalimantan Tengah, baik untuk SMA, SMK, Sekolah Berkebutuhan Khusus, hingga sekolah tingkat SD dan SMP di seluruh kabupaten/kota.

(Era Suhertini)

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments