Kalteng

Pererat Silaturahmi Ramadan, BI Kalteng Gelar Buka Puasa Bersama Mitra Media dan Siapkan Layanan Penukaran Uang

Palangka Raya - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah menggelar acara Silaturahmi Ramadan 1447 Hijriah bersama mitra media pers di Aula BI Lantai 4, Jalan Diponegoro, Palangka Raya, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan pondok pesantren, anak-anak panti asuhan, insan pers, serta jajaran pejabat dan pegawai Bank Indonesia Kalimantan Tengah. Acara tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan dan sinergi antara Bank Indonesia dengan media serta masyarakat di bulan suci Ramadan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansyah Andreas, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan silaturahmi tersebut. Ia juga mengapresiasi peran media yang selama ini telah bersinergi dengan Bank Indonesia dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat.

“Pertama-tama marilah kita mengucapkan syukur kepada Allah SWT karena dapat berkumpul di sini dalam acara buka puasa bersama. Tujuan kegiatan ini tidak lain untuk menjalin tali silaturahmi antara Bank Indonesia Kalimantan Tengah dengan rekan-rekan media yang selama ini telah terjalin dengan baik,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers yang telah berkolaborasi dengan Bank Indonesia dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait tugas dan fungsi Bank Indonesia.

Selain itu, menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya IdulFitri, Bank Indonesia bersama industri perbankan di Kalimantan Tengah telah mempersiapkan layanan penukaran uang baru bagi masyarakat. Layanan tersebut disediakan di berbagai titik, baik di kantor perbankan maupun melalui layanan mobil kas keliling.

Yuliansyah menjelaskan bahwa saat ini sistem penukaran uang sudah menggunakan teknologi digital melalui situs pintar.go.id untuk mengatur sistem antrean dan memudahkan masyarakat dalam memperoleh layanan secara merata.

“Melalui sistem ini masyarakat dapat memilih lokasi, waktu penukaran, serta jumlah uang yang ingin ditukar. Dengan demikian masyarakat yang sudah mendapatkan kuota dipastikan akan memperoleh layanan penukaran di lokasi yang telah dipilih,” jelasnya.

Ia menambahkan, Bank Indonesia telah menyiapkan lebih dari 11 ribu kuota layanan penukaran uang dengan nilai penukaran hingga Rp5,3 juta per orang untuk berbagai pecahan uang rupiah.

Di sisi lain, Bank Indonesia juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap kemungkinan peredaran uang palsu yang biasanya meningkat menjelang momen Ramadan dan IdulFitri.

“Masyarakat diimbau melakukan penukaran uang di lokasi resmi yang telah disediakan oleh Bank Indonesia dan perbankan. Selain itu, penting juga mengenali ciri-ciri keaslian uang rupiah melalui metode 3D, yaitu dilihat, diraba, dan diterawang,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut juga diisi dengan tausiyah Ramadan yang disampaikan oleh Ustad Ghifari. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya berbakti kepada orang tua. Menurutnya, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa ada tiga golongan manusia yang tidak diterima amal ibadahnya oleh Allah SWT, salah satunya adalah orang yang durhaka kepada orang tua.

“Berbakti kepada orang tua dapat mendatangkan keberkahan dan membuka pintu surga. Sebaliknya, menyakiti hati orang tua dapat menghilangkan keberkahan dan membuat amal ibadah menjadi sia-sia,” ujarnya.

Di akhir acara, Bank Indonesia juga memberikan tali asih kepada panti asuhan serta menyerahkan rompi dan bingkisan kepada perwakilan insan pers sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin selama ini.

(Era Suhertini)

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments