PALANGKA RAYA — Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, mengungkapkan bahwa kondisi infrastruktur drainase di Kota Palangka Raya belum sepenuhnya tergarap secara maksimal akibat keterbatasan alokasi anggaran pemerintah daerah.
Oleh karena itu, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak sepenuhnya menggantungkan pemeliharaan lingkungan kepada pemerintah, melainkan aktif berpartisipasi menjaga kebersihan saluran air di sekitar tempat tinggal masing-masing.
"Dengan anggaran terbatas dari pemerintah, drainase di Kota Palangka Raya belum tergarap maksimal. Namun masyarakat diimbau bersama-sama menjaga lingkungan, membersihkan selokan serta parit dari endapan lumpur dan rumput atau tanaman liar yang menyumbat drainase," ujar Rana Muthia.
Menurutnya, langkah antisipatif melalui kerja bakti atau gotong royong membersihkan parit dari tumpukan lumpur dan gulma sangat krusial guna memperlancar aliran air, terutama saat memasuki musim penghujan untuk mencegah terjadinya genangan hingga banjir lokal.
Sinergi antara keterbatasan daya dukung anggaran pemerintah dan kepedulian warga dalam merawat lingkungan sekitar dinilai menjadi kunci utama untuk menjaga kenyamanan serta keselamatan wilayah Kota Palangka Raya.
(Olivia Teja)
0 Comments