Kalteng

RTH Bundaran Palangka Raya Masuki Tahap Uji Coba, Ditargetkan Rampung dan Nyaman Digunakan Tahun 2026

Palangka Raya - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Tengah, Juni Gultom, menyampaikan bahwa Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan Gedung KONI dan Dinas Nakertrans saat ini masih dalam tahap uji coba dan penyempurnaan.

Ia menjelaskan, proses uji coba dilakukan setiap hari, meliputi berbagai aspek seperti area parkir, sarana dan prasarana, pencahayaan, hingga pemeliharaan taman dan rumput. Seluruh lampu dinyalakan secara rutin guna memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung saat RTH mulai dibuka secara bertahap.

“Setiap hari kita lakukan uji coba, mulai dari lampu, parkir, hingga perawatan rumput dan tanaman. Semua ini untuk memastikan nantinya masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujar Juni Gultom.

Meski demikian, masyarakat sudah diperbolehkan untuk berkunjung secara terbatas. Hal ini dikarenakan beberapa fasilitas masih dalam tahap perbaikan, termasuk sistem kelistrikan dan penyempurnaan tanaman. Selain itu, masa pemeliharaan masih menjadi tanggung jawab pihak kontraktor hingga Juni 2026 sesuai kontrak yang berlaku.

Pemerintah juga tengah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan terkait pengelolaan parkir agar sesuai dengan aturan yang berlaku di Kalimantan Tengah. Untuk sementara, akses naik ke area atas RTH tidak dikenakan biaya, sementara sistem parkir masih dalam tahap penataan.

Dalam pengelolaannya nanti, pengunjung diimbau untuk menjaga kebersihan dan ketertiban. Pemerintah telah menyiapkan fasilitas tempat sampah, serta melarang aktivitas berjualan sembarangan di dalam kawasan RTH demi menjaga kenyamanan bersama. Petugas juga akan disiagakan untuk memberikan arahan dan menjaga keamanan di lokasi.

“Harapan kita, RTH ini bisa segera difungsikan secara optimal dan menjadi ruang publik yang nyaman bagi seluruh masyarakat Kalimantan Tengah.

Pemerintah menargetkan penyelesaian dan pembukaan penuh RTH dapat terlaksana pada tahun 2026, setelah seluruh proses pemeliharaan dan pengelolaan dinyatakan selesai. Dan untuk pembangunan sanamam mantikai menunggu pelelangan dulu,"Tutupnya.

(Era Suhertini)

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments