Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat langkah pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan stabilitas pangan di daerah. Kamis (30/4/2026).
Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Gubernur Darliansjah saat menghadiri Wisuda Sarjana XL dan Magister XVII Universitas Islam Negeri Palangka Raya Tahun 2026.
Ia menyebut pemerintah bersama aparat terkait telah membentuk tim pengawasan untuk mencegah praktik penimbunan BBM serta memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga di tengah masyarakat.
Menurutnya, pengawasan yang ketat menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus melindungi daya beli masyarakat.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait guna memastikan distribusi energi dan pangan berjalan lancar dan merata hingga ke wilayah pelosok.
Dengan langkah tersebut, diharapkan potensi gangguan pasokan dapat diminimalisir sehingga kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi secara berkelanjutan.
(Deddi)
0 Comments