PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mempertegas bahwa cara-cara lama dalam mengendalikan inflasi harus mulai bertransformasi. Dalam rapat asistensi di Kantor BI Kalteng, Selasa (3/2/2026). TPID di seluruh wilayah Kalteng didorong untuk tidak sekadar melaporkan angka, tetapi melahirkan inovasi kebijakan yang komprehensif.
Plt. Sekda Kalteng, Leonard S. Ampung, menekankan bahwa akurasi data adalah "senjata" utama dalam memitigasi tantangan masa depan, seperti perubahan iklim dan ketidakpastian harga global.
"Kita butuh laporan yang memiliki analisis mendalam. Dengan data yang kuat, kita bisa melahirkan kebijakan yang adaptif dan inovatif di sektor-sektor kunci," tegas Leonard.
Sinergi ini diharapkan mampu membawa Kalteng selangkah lebih maju dalam menjaga stabilitas ekonomi melalui strategi yang terukur dan berbasis data riil di lapangan.
(Deddy)
0 Comments