Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah resmi meluncurkan Program Kartu Huma Betang Sejahtera sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga kurang mampu dan yang berada di wilayah pelosok desa. Kegiatan Bertemu di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah,Jumat (20/2/206).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah, Rangga Lesmana, menyampaikan bahwa Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng telah melakukan launching program dan per hari ini proses distribusi mulai berjalan bersamaan dengan verifikasi dan validasi lapangan.
“Program ini menargetkan 300.000 penerima. Skemanya satu kartu untuk satu keluarga, sehingga total ada 300.000 kartu yang akan disalurkan,” ujar Rangga.
Ia menjelaskan, proses pencetakan kartu telah selesai dan saat ini fokus pada distribusi. Pemerintah juga melibatkan relawan Huma Betang, Program Sosial Masyarakat (PSM), dan PKH yang dinilai berpengalaman dan profesional dalam penyampaian program hingga pengawasan di lapangan.
Untuk memastikan program tepat sasaran, evaluasi dan pemutakhiran data akan dilakukan secara berkala setiap tiga bulan. Diskominfosantik juga menyiapkan aplikasi khusus yang memungkinkan masyarakat melaporkan kondisi di lapangan, sekaligus memantau distribusi secara real time.
“Dengan aplikasi ini, kita bisa melihat progres harian penyaluran sehingga program benar-benar tepat sasaran dan tepat waktu,” tambahnya.
Pemerintah menargetkan seluruh kartu sudah terdistribusi sebelum Hari Raya Idulfitri, sesuai arahan Gubernur agar bantuan telah diterima masyarakat paling lambat satu minggu sebelum Lebaran. Multi Program Bantuan.Melalui Kartu Huma Betang Sejahtera, masyarakat dapat mengakses berbagai program bantuan, di antaranya bantuan pangan dan bantuan tunai yang menjadi tahap awal implementasi.
Untuk bantuan pangan, nilai bantuan sebesar Rp150.000 dalam bentuk beras, gula, dan minyak goreng. Sementara bantuan tunai disiapkan sebesar Rp450.000 per penerima pada tahap awal penyaluran. KHBS termasuk dalam kategori bantuan sosial yang mencakup, Bantuang pangan, bantuan tunai, bantuan pendidikan, dan bantuan kesehatan.
Selain itu, program ke depan juga akan mencakup sektor pendidikan, kesehatan, sosial, pertanian, hingga asuransi bagi petani dan nelayan, menyesuaikan hasil verifikasi dan kebutuhan masyarakat.
Dalam aspek kesehatan, pemerintah memastikan dukungan anggaran tetap tersedia, termasuk melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan dinas kesehatan dan rumah sakit kabupaten/kota.
Distribusi bantuan tunai akan dilayani melalui Bank Kalteng, sementara bantuan pangan didukung oleh Bulog dengan pengaturan jadwal penyaluran per kabupaten/kota.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah optimistis program ini dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dengan target seluruh bantuan sudah tersalurkan ke seluruh wilayah Kalteng sebelum Hari Raya.
(Era Suhertini)
0 Comments