PALANGKA RAYA – DPRD Kota Palangka Raya kembali menekankan pentingnya menyediakan ruang aspirasi bagi anak sebagai bagian dari upaya pembaruan sistem pendidikan yang lebih humanis dan relevan dengan kebutuhan generasi muda. Anggota Komisi III DPRD, Deby Setiawan, menyebut ruang tersebut sangat penting agar proses belajar tidak hanya sekadar formalitas, tetapi juga menyenangkan dan bermanfaat bagi perkembangan anak.
Menurut Deby, pendidikan selama ini masih terlalu fokus pada pencapaian kurikulum, sementara kreativitas, kenyamanan belajar, dan suara anak belum sepenuhnya mendapatkan ruang.
“Anak-anak punya hak untuk menyampaikan pendapat, termasuk soal cara belajar yang paling nyaman bagi mereka,” ujarnya, Kamis (3/7/25).
Dalam pernyataannya, Deby menegaskan bahwa melibatkan anak dalam proses belajar bukan hanya memberikan kesempatan bagi mereka untuk berpendapat, tetapi juga mampu menumbuhkan kepercayaan diri dan motivasi belajar.
“Ketika anak diberi ruang untuk menyampaikan keinginan atau gagasan, tercipta metode pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan sesuai perkembangan zaman,” jelasnya.
Deby menilai pendekatan ini penting untuk mengoptimalkan potensi setiap anak di tengah dunia pendidikan yang terus berkembang. Dengan melibatkan anak, guru dan sekolah dapat menciptakan pembelajaran yang lebih relevan, kreatif, dan berpusat pada kebutuhan peserta didik.
Ia menambahkan bahwa ruang aspirasi anak tidak hanya berbentuk forum resmi, namun dapat diwujudkan melalui kelas yang dialogis, kegiatan proyek, hingga aktivitas di luar sekolah. Pendekatan ini diyakini mampu memperkuat budaya berpikir kritis, keberanian untuk berbicara, serta kemampuan problem solving sejak dini.
Deby mendorong sekolah, pemerintah daerah, dan orang tua untuk bersama-sama membangun lingkungan belajar yang partisipatif, terbuka, dan adaptif sehingga anak-anak merasa dihargai sebagai subjek utama dalam pendidikan.
“Jika anak merasa didengar, mereka akan lebih bersemangat dan terlibat dalam proses belajar,” tambahnya.
Dengan dukungan berbagai pihak, DPRD berharap sistem pendidikan di Palangka Raya dapat semakin inklusif, inovatif, dan mampu mengikuti dinamika perkembangan zaman.
(Deddy)
0 Comments