Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan acara Pengambilan Sumpah dan Janji Dewan Juri Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2026 di Palangka Raya, Rabu (13/5/2026).
Sebanyak 60 orang dewan juri resmi diambil sumpah dan janjinya untuk bertugas pada berbagai cabang lomba dan aktivitas seni budaya dalam rangkaian Festival Budaya Isen Mulang Tahun 2026 serta peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah.
PLT Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah dr. Seniriaty yang diwakili Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah, Yosias, mengatakan pengambilan sumpah dan janji ini bertujuan memastikan seluruh dewan juri dapat menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan berintegritas sesuai petunjuk teknis yang telah ditetapkan.
“Harapan kami bapak dan ibu dewan juri yang sudah terpilih ini dapat menjalankan tugas dengan baik dan memberikan hasil terbaik yang dapat diterima seluruh lapisan masyarakat, khususnya di Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Festival Budaya Isen Mulang Tahun 2026 diikuti peserta dari 14 kabupaten/kota, perangkat daerah, komunitas, hingga paguyuban. Dalam pelaksanaannya terdapat 17 aktivitas seni dan budaya serta sejumlah kegiatan tambahan dalam rangka Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah.
Beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan di antaranya Karnaval Budaya, permainan rakyat tradisional seperti Balogo, Habayang, dan Sepak Sawut, olahraga tradisional Manyipet dan Besei Kambe, hingga lomba seni budaya seperti Parade Tari Kreasi Garapan Kalimantan Tengah, Manyanyi Vocal Solo, Jagau Nyai Kalteng, Lawang Sakepeng, Videografi, dan Auh Pahureh atau stand up comedy.
Untuk pelaksanaan Karnaval Budaya dijadwalkan berlangsung bersamaan dengan pembukaan Kalteng Expo di Bundaran Besar Palangka Raya pada 17 Mei 2026.
Ia juga mengajak para pelaku UMKM, seniman, dan masyarakat untuk memanfaatkan momentum FBIM sebagai bagian dari penggerak roda perekonomian daerah.
“UMKM adalah salah satu pilar penting dalam roda perekonomian. Momentum ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sesuai fungsi dan porsi masing-masing,” pungkasnya.
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, dr. Linae Victoria Aden, menegaskan pentingnya menjaga objektivitas dan integritas dalam proses penilaian selama pelaksanaan festival berlangsung.
“Festival ini bukan hanya perayaan, tetapi juga wujud pelestarian kekayaan budaya Kalimantan Tengah sebagai identitas dan kebanggaan kita bersama,” kata dr. Linae.
Menurutnya, Festival Budaya Isen Mulang memiliki fungsi strategis dalam memperkenalkan dan mempromosikan budaya daerah, mempererat persatuan dan silaturahmi masyarakat, serta mendorong pengembangan sektor budaya dan pariwisata demi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah.
(Era Suhertini)
0 Comments