Palangka Raya – Meski Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalimantan Tengah tahun 2026 menurun menjadi Rp5,4 triliun, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa sektor pendidikan tetap menjadi salah satu prioritas utama pemerintah provinsi.
Untuk mendukung dunia pendidikan, pemerintah tidak hanya menggelar Pasar Murah Spesial Ramadan bagi mahasiswa, tetapi juga menghadirkan program Beasiswa Satu Rumah Satu Sarjana. Selain itu, Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) terus dimanfaatkan untuk memastikan pendidikan gratis bagi siswa di berbagai jenjang sekolah.
“Walaupun anggaran menurun, komitmen kami jelas: pendidikan tetap menjadi fokus utama agar generasi muda dapat mengakses fasilitas belajar dengan baik dan meraih prestasi maksimal,” ujar Gubernur Agustiar Sabran. Rabu (11/3/2026).
Langkah ini menunjukkan bahwa Pemprov Kalimantan Tengah tetap berupaya menjaga kualitas pendidikan, sekaligus memastikan bantuan sosial dan program pro-rakyat tetap berjalan, meski menghadapi keterbatasan anggaran.
(Deddi)
0 Comments