Palangka Raya - Penyaluran bantuan pangan dari Presiden Republik Indonesia serta kegiatan Gerakan Pangan Murah dan program Huma Betang Sejahtera digelar di halaman Istana Isen Mulang, rumah jabatan Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah membantu masyarakat menjelang hari besar keagamaan sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di daerah.
Kepala Divisi Perum Bulog Provinsi Kalimantan Tengah, Budi Saltika, mengatakan bahwa jumlah penerima bantuan pangan di Kalimantan Tengah mencapai 205.140 keluarga penerima manfaat (KK) yang tersebar di 14 kabupaten dan kota.
“Bantuan ini mulai disalurkan hari ini dan ditargetkan selesai pada bulan Maret. Kami berharap sebelum Lebaran seluruh bantuan sudah tersalurkan kepada masyarakat,” ujarnya.
Budi menjelaskan, dalam proses distribusi tersebut Bulog menyiapkan beras premium yang nantinya akan disalurkan hingga ke desa-desa.
Penyaluran akan dilakukan dengan melibatkan pemerintah desa serta berbagai pihak terkait agar bantuan dapat diterima langsung oleh masyarakat.
“Tim Bulog akan turun langsung ke desa-desa dan bekerja sama dengan pemerintah desa serta berbagai unsur masyarakat untuk memastikan bantuan sampai kepada penerima,” tambahnya.
Setiap keluarga penerima manfaat akan mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng sebagai bagian dari paket bantuan pangan tersebut.
Menurutnya, bantuan ini merupakan bentuk perhatian Presiden kepada masyarakat Kalimantan Tengah agar kebutuhan pangan tetap terpenuhi, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.
Selain membantu masyarakat, program bantuan pangan ini juga diharapkan dapat menjaga stabilitas ekonomi daerah serta menekan laju inflasi.
“Dengan adanya bantuan pangan ini, kami berharap dapat membantu kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran,” tutupnya.
(Era Suhertini)
0 Comments