Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyiapkan berbagai langkah antisipasi guna menghadapi potensi lonjakan mobilitas masyarakat selama arus mudik Idulfitri 2026.
Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, saat memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Telabang 2026 di Aula Arya Dharma, Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah.
Dalam sambutannya, Leonard menegaskan bahwa perayaan Idulfitri tidak hanya menjadi momentum ibadah bagi masyarakat, tetapi juga menjadi periode meningkatnya mobilitas, baik untuk mudik maupun kegiatan lainnya.
“Idulfitri bukan sekadar ibadah rutin, tetapi momentum meningkatnya mobilitas masyarakat, baik untuk mudik maupun berwisata di Kalimantan Tengah,” ujarnya. Kamis (5/3/2026).
Karena itu, ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta instansi terkait guna memastikan kelancaran transportasi dan keamanan masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Melalui langkah antisipasi dan koordinasi yang kuat, diharapkan pelaksanaan arus mudik dan arus balik Idulfitri di Kalimantan Tengah dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
(Deddi)
0 Comments