PALANGKA RAYA – Bagi masyarakat Kalimantan Tengah, Pancasila bukanlah sekadar teks formal negara, melainkan napas yang sudah lama mengalir dalam filosofi leluhur. Dalam perhelatan Gema Pancasila 2026, Staf Ahli Gubernur, Darliansyah, menegaskan bahwa kekayaan budaya Bumi Tambun Bungai adalah modal sosial terkuat untuk menjaga keutuhan NKRI.
Dua nilai utama, Falsafah Huma Betang dan Belom Bahadat, disebut sebagai manifestasi nyata dari nilai-nilai Pancasila. Filosofi tinggal dalam satu atap dengan penuh toleransi (Huma Betang) dan hidup yang menjunjung tinggi etika serta adat (Belom Bahadat) menjadi benteng alami yang menjaga kerukunan antar suku dan agama di Kalteng.
"Ini adalah wujud nyata pengamalan Pancasila. Sinergi kearifan lokal inilah yang memastikan kita tidak tergerus paham asing yang bertentangan dengan jati diri bangsa," ujar Darliansyah. Senin (2/2/2026).
(Deddy)
0 Comments