Palangka Raya - Di tengah riuhnya bunyi klakson kendaraan bermotor dan polusi udara yang ditimbulkan dari asap kendaraan yang berlalu lalang, terkadang pemandangan menyentuh hati kerap ditemukan disekitarnya. Hal ini bukan terkait kemacetan ataupun polusi udara, melainkan tentang potret seorang anak kecil yang tertangkap kamera turut menjaga dagangan orangtuanya di pinggir jalan
Lokasi mereka berjualan tepat berada di pinggir jalan yang cukup padat antara jarak penjual satu dan lainnya. Fenomena seperti ini seharusnya bisa memantik diskusi mengenai perlindungan anak dan kesejahteraan eknomi di kota cantik ini.
Terlihat jika mereka adalah anak-anak yang seharusnya belum terjun ke dunia dewasa terlalu cepat. Namun, kondisi ekonomi yang tak stabil membuat anak-anak seperti mereka tak mempunyai pilihan selain membantu orangtua meringankan tugasnya. Anak-anak kecil itu bertugas untuk menjaga barang dagangan orangtuanya yang berupa pisang. Sesekali mereka juga cukup terampil untuk menyambut pelanggan yang datang membeli.
Kedua anak kecil itu dan adik bungsunya tetap setia menanti kehadiran Ibunya untuk kembali, sembari berharap dagangan pisangnya segera laku agar mereka bisa segera pulang ke rumah untuk beristirahat.
Kisah singkat ini mungkin bisa menjadi pengingat bagi kita semua bahwa dalam gemerlap keindahan kota sekalipun terdapat sisi yang keras bagi mereka yang secara diam-diam berjuang melawan kerasnya hidup demi sesuap nasi untuk hari ini. Dukungan kecil dari kita mungkin tidak langsung berdampak besar bagi dunia, akan tetapi itu bisa berarti bagi mereka yang membutuhkan.
(Viaini Nur Faidah)
0 Comments