Kalteng

Harga Elpiji 3 Kg di Eceran Capai Rp35 Ribu, Pemprov Minta Pengendalian

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyoroti harga elpiji 3 kilogram di tingkat pengecer yang mencapai Rp35.000 per tabung di sejumlah wilayah.

Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko menegaskan bahwa harga ideal di tingkat pangkalan berada di kisaran Rp22.000 per tabung. Karena itu, harga di tingkat pengecer diharapkan tidak melebihi Rp25.000 guna menciptakan keseragaman harga dan menjaga daya beli masyarakat.

“Kita berharap ada pengendalian di tingkat pengecer. Jika di pangkalan Rp22.000, maka di eceran seharusnya tidak terlalu jauh, maksimal sekitar Rp25.000,” ujarnya. Kamis (5/2/2026).

Ia menjelaskan, disparitas harga yang terlalu tinggi berpotensi membebani masyarakat, terutama menjelang Ramadan ketika kebutuhan rumah tangga meningkat. Pemerintah daerah pun mendorong pengawasan distribusi agar penyaluran elpiji subsidi tetap tepat sasaran.

Selain itu, Pemprov Kalteng akan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Pertamina dan aparat pengawas, untuk memastikan distribusi berjalan lancar serta mencegah praktik penimbunan atau permainan harga di lapangan.

Pemerintah berharap stabilitas harga elpiji 3 kilogram dapat segera terjaga sehingga masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan energi rumah tangga dengan harga yang wajar.

(Deddy)

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments