P. Raya

Harga Cabai Melambung Tinggi Bikin Kantong Jebol, Penjual Sepi Pembeli

Palangka Raya - Setelah berakhirnya cuti bersama Idul Fitri 1447, keadaan perekonomian di Kalimantan Tengah masih mengalami beberapa kenaikan harga bahan pangan. Salah satunya yang melonjak paling tinggi adalah harga jual cabai di pasar yang kini mencapai Rp. 100.000 perkilo. Padahal sebelumnya harga normal untuk cabai perkilo-nya berada di rentang Rp. 50.000-60.000 saja.

Menurut keterangan penjual sembako di komplek pasar besar Palangka Raya, beliau menyatakan jika kenaikan tersebut terjadi selang sehari setelah libur lebaran tiba. Kenaikan itu masih belum turun hingga kini, bahkan ada beberapa bahan pangan lain yang mengalami kenaikan pula, salah satunya adalah tomat dengan kisaran harga Rp. 30.000 perkilo. Sebelumnya harga tomat berada di kisaran Rp. 10.000-20.000 perkilo.

Walaupun cabai mengalami lonjakan harga yang paling tinggi, akan tetapi menurut keterangannya pada hari Kamis, 26 Maret 2026 menyampaikan, saat ini bawang putih tidak terkena imbas kenaikan harga seperti cabai dan tomat. Untuk harga  bawang putih sendiri masih stabil dan berada di kisaran harga Rp. 42.000-45.000 perkilonya. Memang tidak semua harga pangan naik, akan tetapi hal seperti ini turut mempengaruhi pendapatan para penjual.

Ia juga menegaskan jika kenaikan seperti ini juga memberikan imbas, khususnya para pedagang. Lonjakan seperti ini membuat para pembeli sedikit takut untuk sekedar membeli bahan pangan sehingga kebanyakan dari mereka hanya bertanya kemudian pergi begitu saja. Ia juga berharap kenaikan harga pangan ini bisa kembali turun agar para pembeli tidak segan untuk membeli.

(Viaini Nur Faidah)

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments