Palangka Raya, 8 Juli 2025 — Anggota Komisi Ii Dprd Palangka Raya, Erlan Audri, menekankan perlunya meningkatkan upaya penanggulangan kemiskinan di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah pada tahun 2025. Berdasarkan data BPS, sekitar 3,5 persen warga masih hidup di bawah garis kemiskinan, meski angka ini tergolong rendah dibandingkan daerah lain di provinsi.
“Kita tidak bisa puas hanya karena persentasenya rendah. Angka itu mewakili ribuan warga yang masih berjuang memenuhi kebutuhan dasar,” ujar Erlan, Selasa (8/7/25).
Erlan menekankan bahwa strategi penanggulangan kemiskinan harus komprehensif, menyentuh sektor pendidikan, lapangan kerja, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menurutnya, program yang terintegrasi akan lebih efektif membantu masyarakat keluar dari kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup di Palangka Raya.
(Deddy)
0 Comments