Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menerima kunjungan Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi Kreatif dalam kegiatan silaturahmi dan ramah tamah yang digelar di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, Selasa (10/2/2026).
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pengembangan ekonomi kreatif serta mendorong pelaku UMKM di Kalteng agar semakin maju dan berdaya saing.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Tengah, Rahmawati, menyampaikan bahwa kehadiran Staf Khusus Presiden membuka peluang besar bagi dunia usaha di daerah. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat diharapkan mampu menghadirkan informasi, pendampingan, serta akses program yang lebih luas bagi pelaku usaha.
“Kami berharap kehadiran Staf Khusus Presiden ini dapat memperkuat pendampingan bagi pelaku UMKM, sejalan dengan visi Gubernur Kalimantan Tengah dalam memajukan ekonomi melalui penguatan usaha lokal,” ujarnya.
Salah satu program yang didorong adalah percepatan pembangunan rumah produksi UMKM. Rahmawati menjelaskan bahwa rumah produksi yang telah diluncurkan sebelumnya diharapkan segera terealisasi penuh dan menjadi percontohan bagi daerah lain di Kalteng. Keberadaan rumah produksi ini diyakini mampu menumbuhkan semangat wirausaha serta mendorong lahirnya inovasi dari generasi muda.
Dari sisi permodalan, Pemprov Kalteng juga mendorong pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan melalui bank-bank Himbara. Tahun 2026, penerima KUR diarahkan kepada pelaku usaha yang telah memiliki omzet dan siap meningkatkan kapasitas produksi, baik untuk pasar nasional maupun internasional.
Rahmawati menyebutkan, pelaku usaha mikro hingga menengah di Kalteng saat ini menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Produk-produk UMKM daerah sudah mulai banyak dipasarkan melalui platform e-commerce serta dipromosikan lewat dukungan Dekranasda provinsi maupun kabupaten/kota.
Selain itu, pemerintah daerah juga mengajak generasi muda memanfaatkan fasilitas rumah UMKM yang berada di kawasan strategis Kota Palangka Raya. Tempat tersebut disediakan secara gratis sebagai ruang promosi produk inovatif dari berbagai daerah di Kalteng, meski hingga kini pemanfaatannya dinilai belum maksimal.
Dalam hal legalitas usaha, Dinas Koperasi dan UKM terus melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM, termasuk pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal gratis untuk usaha kuliner. Proses pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui aplikasi OSS maupun langsung di PTSP, dengan pendampingan dari tim UMKM setempat.
Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah ini, diharapkan UMKM Kalimantan Tengah semakin berkembang, inovatif, dan mampu menjadi pilar penggerak ekonomi daerah." Pungkasnya.
(Era Suhertini)
0 Comments