PALANGKA RAYA – Komitmen Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, terhadap pendidikan dan infrastruktur rupanya tak tergoyahkan oleh badai efisiensi anggaran. Dalam pertemuan hangat bersama insan pers di Istana Isen Mulang, senin , Gubernur menegaskan bahwa "ikat pinggang" hanya dikencangkan untuk internal birokrasi, bukan untuk rakyat.
Strateginya jelas: biaya perjalanan dinas dan kegiatan hotel dipangkas habis. Anggaran tersebut dialihkan untuk mengamankan program unggulan Satu Rumah Satu Sarjana serta proyek infrastruktur strategis lainnya.
"Saya pastikan program infrastruktur tetap berjalan. Satu Rumah Satu Sarjana tidak akan dihilangkan meskipun anggaran terbatas," tegas Agustiar dengan nada optimis. Senin (2/2/26)
Sebagai pelengkap, Pemprov juga tengah menyiapkan Kartu Huma Betang sebagai solusi digital layanan publik yang lebih efisien.
(Deddy)
0 Comments