Berita Terbaru
  1. Pemprov Kalteng Gelar Sertijab Tiga Kepala Perangkat Daerah, Perkuat Birokrasi dan Tingkatkan Pelayanan Publik
  2. Perkuat Peran Damang, Pemprov Kalteng Dorong Penguatan Kelembagaan Adat sebagai Pilar Pelestarian Budaya
  3. Disdagperin Kalteng Perkuat Sinergi dengan Pemko Palangka Raya, Perluas Akses Layanan UPT Rumah Kemasan bagi IKM
  4. Kapendam Kodam XXII/TB Tegaskan Dukungan Penuh Pemutakhiran Data Pemilih demi Wujudkan Demokrasi Berkualitas
  5. Pangdam XXII/Tambun Bungai Hadiri Hari Bhayangkara ke-80, Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi TNI-Polri
  6. Kapolresta Palangka Raya Sambut Hangat Kejutan Hari Bhayangkara dari Rombongan Dandim dan Kajari
  7. Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Kapolresta Palangka Raya Gelorakan Semangat Polri untuk Masyarakat
  8. Pemprov Kalteng Perkuat Transformasi Digital, Sinkronkan Kebijakan Kesra untuk Dukung Kalteng BERKAH dan Maju
  9. Polsek Sabangau bersama Unit Inafis Evakuasi Penemuan Jenazah Mr. X di Kelurahan Sabaru
  10. Pemprov Kalteng Matangkan Program Bantuan Biaya Kuliah Huma Betang Sejahtera Demi Wujudkan SDM Unggul
  11. Pemprov Kalteng Matangkan Program Bantuan Biaya Kuliah Huma Betang Sejahtera, Libatkan Seluruh Perguruan Tinggi dalam FGD
  12. Berhasil Ungkap 36 Kasus, Satresnarkoba Polresta Palangka Raya Ringkus 46 Tersangka dan Sita Lebih dari 1,9 Kg Barbuk
  13. Plt. Kadisbudpar Kalteng Hadiri Olahraga Bersama Gubernur dan Insan Media, Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Daerah
  14. Peringati Harganas ke-33, Dinas ESDM Kalteng Ajak ASN Bangun Keluarga Tangguh di Tengah Gempuran Era Digital
  15. Sigit K. Yunianto, S.H., M.A.P Terima Penghargaan dari Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Apresiasi atas Dedikasi dan Pengabdian untuk Bangsa
Berita Lain
news
P. Raya

Pemprov Kalteng Matangkan Program Bantuan Biaya Kuliah Huma Betang Sejahtera Demi Wujudkan SDM Unggul

Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan tinggi. 

Komitmen tersebut diwujudkan dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema "Peran Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Tengah dalam Memberikan Bantuan Biaya Kuliah Huma Betang Sejahtera pada Perguruan Tinggi se-Kalimantan Tengah" di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (29/6/2026).

FGD yang diselenggarakan oleh Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah ini dibuka secara resmi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Anang Dirjo, yang mewakili Gubernur Kalimantan Tengah.

Dalam sambutannya, Anang Dirjo menegaskan bahwa Program Bantuan Biaya Kuliah Huma Betang Sejahtera merupakan salah satu program strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk memperluas kesempatan masyarakat dalam mengenyam pendidikan tinggi sekaligus mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Menurutnya, program tersebut berlandaskan filosofi Huma Betang yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan, persatuan, gotong royong, dan kesetaraan. Karena itu, bantuan biaya kuliah tidak hanya dipandang sebagai dukungan finansial bagi mahasiswa, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan Kalimantan Tengah.

"Program ini berlandaskan semangat Huma Betang, yaitu kebersamaan, persatuan, gotong royong, dan kesetaraan. Bantuan yang diberikan bukan sekadar dukungan finansial, melainkan investasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kepada generasi muda yang kelak akan menjadi pemimpin dan penggerak pembangunan Kalimantan Tengah," ujar Anang Dirjo.

Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Rus'ansyah, menjelaskan bahwa FGD ini bertujuan menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta menghimpun berbagai masukan dari seluruh pemangku kepentingan dalam penyusunan mekanisme pelaksanaan Program Bantuan Biaya Kuliah Huma Betang Sejahtera agar dapat berjalan secara efektif, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Sebanyak 72 peserta mengikuti kegiatan tersebut yang terdiri atas para rektor, direktur, dan ketua perguruan tinggi se-Kalimantan Tengah. 

Hadir pula perwakilan dari Inspektorat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kalimantan Tengah, serta Biro Hukum Setda Provinsi Kalimantan Tengah untuk memberikan masukan sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing.

Melalui forum ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap dapat membangun sinergi yang semakin kuat dengan seluruh perguruan tinggi dalam merumuskan kebijakan serta mekanisme penyaluran bantuan biaya kuliah yang transparan, akuntabel, dan mampu menjangkau mahasiswa yang benar-benar membutuhkan di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.

FGD ini menjadi langkah strategis dalam memastikan implementasi Program Bantuan Biaya Kuliah Huma Betang Sejahtera berjalan optimal. 

Program tersebut diharapkan mampu memperluas akses pendidikan tinggi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendukung terwujudnya visi Kalimantan Tengah yang semakin BERKAH, maju, dan sejahtera melalui pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan,"Pungkasnya.

(Era Suhertini)

news
P. Raya

Pemprov Kalteng Matangkan Program Bantuan Biaya Kuliah Huma Betang Sejahtera, Libatkan Seluruh Perguruan Tinggi dalam FGD

Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan tinggi.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) bertema "Peran Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Tengah dalam Memberikan Bantuan Biaya Kuliah Huma Betang Sejahtera pada Perguruan Tinggi se-Kalimantan Tengah" yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (29/6/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Anang Dirjo, mewakili Gubernur Kalimantan Tengah.

Dalam sambutannya, Anang Dirjo menegaskan bahwa Program Bantuan Biaya Kuliah Huma Betang Sejahtera merupakan salah satu bentuk nyata komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengenyam pendidikan tinggi.

Menurutnya, program ini berlandaskan filosofi Huma Betang yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan, persatuan, gotong royong, dan kesetaraan. Bantuan biaya kuliah yang diberikan bukan hanya sebagai dukungan finansial, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi muda yang berkualitas dan siap menjadi penggerak pembangunan daerah.

"Program ini berlandaskan semangat Huma Betang, yaitu kebersamaan, persatuan, gotong royong, dan kesetaraan. Bantuan yang diberikan bukan sekadar dukungan finansial, melainkan investasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kepada generasi muda yang kelak akan menjadi pemimpin dan penggerak pembangunan Kalimantan Tengah," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Rus'ansyah, dalam laporannya menjelaskan bahwa FGD dilaksanakan sebagai wadah untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta menghimpun berbagai masukan dari seluruh pemangku kepentingan dalam penyusunan mekanisme pelaksanaan Program Bantuan Biaya Kuliah Huma Betang Sejahtera agar dapat berjalan secara efektif, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Rus'ansyah mengungkapkan, kegiatan tersebut diikuti oleh 72 peserta yang terdiri atas para rektor, direktur, dan ketua perguruan tinggi se-Kalimantan Tengah.

Hadir pula perwakilan dari Inspektorat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kalimantan Tengah, serta Biro Hukum Setda Provinsi Kalimantan Tengah yang turut memberikan masukan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Melalui forum diskusi ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap terbangun sinergi yang kuat bersama seluruh perguruan tinggi dalam merumuskan kebijakan serta mekanisme penyaluran bantuan biaya kuliah yang tidak hanya transparan dan akuntabel, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.

FGD ini sekaligus menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam menghadirkan kebijakan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. Sejalan dengan visi pembangunan daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia terus menjadi salah satu prioritas utama untuk mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin BERKAH, maju, dan sejahtera.

(Era Suhertini)

news
P. Raya

Plt. Kadisbudpar Kalteng Hadiri Olahraga Bersama Gubernur dan Insan Media, Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Daerah

Palangka Raya - Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah, Adi Soeseno, S.Hut., menghadiri kegiatan olahraga bersama yang dirangkaikan dengan silaturahmi antara Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, S.I.Kom., dan insan media serta wartawan, yang berlangsung di Palangka Raya, Senin (29/6/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan. Selain menjadi ajang untuk menjaga kesehatan, olahraga bersama juga menjadi momentum mempererat hubungan antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dengan insan pers sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, menegaskan bahwa media memiliki peran yang sangat penting dalam menyampaikan berbagai program, kebijakan, dan capaian pembangunan kepada masyarakat secara objektif, cepat, dan berimbang. Menurutnya, sinergi yang baik antara pemerintah dan media merupakan salah satu kunci dalam membangun komunikasi publik yang efektif.

"Media adalah mitra strategis pemerintah. Melalui pemberitaan yang akurat dan konstruktif, masyarakat dapat mengetahui berbagai program pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan demi kemajuan Kalimantan Tengah," ujar Gubernur.

Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah, Adi Soeseno, menyambut baik terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pertemuan ini menjadi wadah yang positif untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan insan media dalam mendukung promosi potensi budaya dan pariwisata Kalimantan Tengah.

Melalui komunikasi yang harmonis dan kerja sama yang berkelanjutan, diharapkan informasi mengenai pembangunan, pelestarian budaya, serta pengembangan sektor pariwisata dapat tersampaikan secara luas kepada masyarakat.

Sinergi yang semakin erat antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan insan media diharapkan mampu mendukung terwujudnya Kalimantan Tengah yang semakin maju, berdaya saing, dan sejahtera.

(Era Suhertini)

news
P. Raya

Peringati Harganas ke-33, Dinas ESDM Kalteng Ajak ASN Bangun Keluarga Tangguh di Tengah Gempuran Era Digital

Palangka Raya - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33, Senin (29/6/2026). 

Peringatan yang mengusung semangat memperkuat ketahanan keluarga ini menjadi momentum untuk mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) membangun keluarga yang harmonis dan tangguh di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Upacara yang berlangsung di halaman Kantor Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Tengah tersebut dipimpin oleh Kepala Bidang Ketenagalistrikan, Satria Trenggana, yang mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Tengah, Joni Harta. Kegiatan diikuti oleh seluruh ASN di lingkungan Dinas ESDM dengan penuh khidmat.

Dalam amanatnya, Satria menyampaikan bahwa kemajuan teknologi telah membawa banyak kemudahan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, di sisi lain, digitalisasi juga menghadirkan tantangan baru bagi ketahanan keluarga apabila tidak disikapi secara bijaksana.

Menurutnya, penggunaan gawai yang berlebihan dapat mengurangi kualitas komunikasi dan kebersamaan di dalam keluarga. Oleh karena itu, setiap keluarga perlu membangun pola interaksi yang sehat dengan menerapkan batasan waktu penggunaan perangkat digital, menciptakan momen kebersamaan tanpa gawai, serta membiasakan komunikasi yang hangat dan terbuka antaranggota keluarga.

"Ketahanan keluarga tidak hanya ditentukan oleh kondisi ekonomi, tetapi juga oleh kualitas hubungan antaranggota keluarga. Di era digital seperti sekarang, kehadiran secara emosional menjadi semakin penting agar nilai-nilai kebersamaan tetap terjaga," ujar Satria saat membacakan amanat.

Pada peringatan Harganas ke-33 ini juga disampaikan kampanye nasional bertajuk "Ayah Wajib Hadir", yang menekankan pentingnya peran ayah dalam proses pengasuhan anak.

Kehadiran ayah tidak sekadar secara fisik, tetapi juga melalui keterlibatan aktif dalam mendampingi, membimbing, dan memberikan teladan bagi anak-anak.

Satria menjelaskan bahwa figur ayah yang hadir mampu membangun rasa percaya diri, memberikan rasa aman, serta menanamkan nilai-nilai kehidupan kepada anak. 

Peran tersebut juga dapat diwujudkan oleh sosok laki-laki lain yang menjadi panutan dalam keluarga, seperti kakek, paman, kakak laki-laki, maupun mentor.

Melalui peringatan Harganas ke-33, Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Tengah berharap semangat membangun keluarga berkualitas terus tumbuh di lingkungan ASN maupun masyarakat luas. 

Dengan kolaborasi pengasuhan antara ayah dan ibu serta pemanfaatan teknologi yang bijaksana, diharapkan lahir generasi Indonesia yang sehat, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

(Era Suhertini)