Berita Lain
news
Barut

Diskominfosandi Barito Utara Paparkan Program LINDA BATARA pada Musrenbang RKPD Kecamatan Montalat 2027

Montalat - Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) Kabupaten Barito Utara, Sukarto, SSTP, mewakili Kepala Diskominfosandi, memaparkan Program Unggulan LINDA BATARA (Layanan Internet Desa Barito Utara) dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kecamatan Montalat Tahun 2027. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kecamatan Montalat, Kamis (06/02/2026).

Dalam paparannya, Sukarto menjelaskan bahwa Program LINDA BATARA bertujuan menyediakan akses internet broadband yang cepat dan stabil di kantor pemerintahan desa sebagai pusat pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat. Program ini memanfaatkan teknologi Starlink sebagai solusi atas keterbatasan infrastruktur jaringan telekomunikasi, khususnya di wilayah dengan kondisi geografis yang sulit dijangkau serta masih mengalami blank spot internet.

Lebih lanjut disampaikan, keberadaan layanan internet desa melalui Program LINDA BATARA diharapkan mampu mendukung modernisasi tata kelola pemerintahan desa, mempercepat proses pelayanan kepada masyarakat, serta meningkatkan keterbukaan dan transparansi informasi publik di tingkat desa.

“Hingga saat ini, layanan Starlink melalui Program LINDA BATARA di Kecamatan Montalat telah terpasang di Desa Kamawen, Desa Paring Lahung, Desa Rubei, Desa Sikan, serta Kelurahan Montalat II. Ke depan, program ini akan terus dikembangkan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan dan skala prioritas wilayah,” ujar Sukarto.

Diskominfosandi Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya untuk siap mendukung Visi dan Misi bupati dan wakil bupati kabupaten Barito Utara, serta Program Gass Poll 11/12 melalui percepatan transformasi digital hingga ke tingkat desa sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan dan pemerataan akses informasi di seluruh wilayah Kabupaten Barito Utara.

(Ummi/Rina)

Dok:Yuli_Diskominfosandi/2026

news
Barut

Bupati Barito Utara Tegaskan Skala Prioritas Pembangunan pada Musrenbang RKPD 2027 Kecamatan Montalat

Montalat - Hari ke tiga pelaksanaan agenda tahunan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)Tahun 2027, Bupati Barito Utara H. Salahuddin, S.T., M.T. secara resmi membuka kegiatan ini di Kecamatan Montalat, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Montalat, Jumat (06/02/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Barito Utara H.Shalahuddin,ST., MT menegaskan bahwa  melalui forum ini, seluruh aspirasi, kebutuhan, serta potensi lokal diharapkan dapat terakomodasi dalam rencana kerja pemerintah daerah. Shalahuddin juga menyampaikan bahwa tahun 2027 merupakan tahun penting dalam pelaksanaan RPJMD Kabupaten Barito Utara Tahun 2025–2030. 

“Pemerintah Kabupaten Barito Utara telah menetapkan 11 program unggulan dan 12 program prioritas infrastruktur sebagai landasan pembangunan lima tahun ke depan. Pada tahun 2027, program-program tersebut harus dapat diimplementasikan secara terukur, tepat sasaran, dan berkualitas,” ujar Shalahuddin.

“Dengan keterbatasan anggaran yang kita miliki, tidak semua usulan kegiatan dapat dilaksanakan sekaligus. Oleh karena itu, perlu ditetapkan skala prioritas yang benar-benar menyentuh akar permasalahan, berdampak luas, dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat", lanjutnya.

"Saya juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar bekerja cerdas, tetap berpedoman pada peraturan yang berlaku, serta meluruskan niat semata-mata untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Barito Utara.”tambahnya.

Ketua Panitia Musrenbang sekaligus Camat Montalat, M. Nurgabrianudin, melaporkan bahwa Musrenbang digelar sebagai forum partisipatif untuk menyerap aspirasi masyarakat serta menyelaraskan usulan desa dan kelurahan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Barito Utara Tahun 2027. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Tripika, para kepala desa, lurah, tokoh masyarakat, serta perwakilan perusahaan swasta yang beroperasi di wilayah Kecamatan Montalat.

Dalam rangkaian kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat serta memberikan vitamin A secara simbolis sebagai bentuk perhatian terhadap peningkatan kesejahteraan sosial dan kesehatan masyarakat di Kecamatan Montalat.

Kegiatan diisi dengan paparan usulan skala prioritas pembangunan Kecamatan Montalat Tahun 2027 yang dipimpin oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, B.P. Girsang.Dilanjutkan dengan pembahasan bersama melalui sesi diskusi dan tanggapan dari  perangkat daerah terkait, dan perangkat kecamatan guna menyelaraskan program pembangunan dengan kebijakan dan prioritas pembangunan Kabupaten Barito Utara.

Usulan skala prioritas pembangunan Kecamatan Montalat Tahun 2027 secara umum mencakup peningkatan infrastruktur dasar dan konektivitas wilayah, penguatan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan, pendidikan, serta penunjang pelayanan publik. Selain itu, prioritas juga diarahkan pada peningkatan kualitas lingkungan permukiman, pengembangan sumber daya manusia, penyediaan sarana transportasi dan operasional pemerintahan, serta peningkatan aksesibilitas jaringan telekomunikasi dan penerangan umum guna mendukung aktivitas masyarakat dan percepatan pembangunan daerah.

(Ummi/Rina)

Dok: Yuli_Diskominfosandi/2026

news
Barut

PAMAPERSADA KOLABORASI PMI KUTAI BARAT LAKUKAN DONOR DARAH

Muara Teweh - Dalam rangka peringatan bulan K3 nasional PT Pamapersada Nusantara (PAMA) distrik BEKB melakukan aktivitas donor darah di areal mess PT. Pamapersada Nusantara Distrik BEKB, pada Selasa 03 Februari 2025. 

Agenda donor darah ini dilakukan di 2 lokasi yaitu di areal workshop PAMA BEKB dan juga areal mess PAMA BEKB. Adapun agenda ini dilakukan bekerja sama dengan PMI Kutai Barat. 

Program ini merupakan program rutinitas tahunan yang dilakukan dengan PMI dalam memperingati Bulan K3 di areal PT Bharinto Ekatama (BEK) khususnya di areal PT Pamapersada Nusantara selaku kontraktornya. 

Bayu Handoko selaku sect. Head CSR PT Pamapersada Nusantara distrik BEKB, Jumat  6 Februari 2026 mengungkapkan program donor darah merupakan program yang selalu dilakukan PAMA BEKB setiap tahunnya di PAMA BEKB saat memperingati bulan K3 Nasional. 

Harapannya diluar bulan K3 pun tetap bisa dilakukan sehingga karyawan juga bisa rutin ikut kegiatan donor darah ini nantinya diharapkan bisa bermanfaat untuk yang membutuhkan. 

Yutisna Selaku perwakilan Palang Merah Indonesi areal Kutai Barat menyampaikan, kami berterima kasih dengan PAMA yang setiap tahun selalu berkolaborasi dengan kami dalam kegiatan donor darah, apalagi saat ini terlihat antusias karyawan perusahaan juga aktif dalam ikut serta dalam kegiatan donor darah tersebut. 

Harapannya ini menjadi hal positif dan kerja sama yang baik antara PMI areal Kutai Barat dengan perusahaan. “Untuk darah yang kami dapatkan adalah sebanyak 85 kantong darah dengan jumlah pendonor total sebanyak 90 karyawan.” Ungkap Yutisna. 

Ada beberapa karyawan yang belum bisa mendonorkan darahnya karena tensi rendah. Program ini merupakan program kesehatan di perusahaan yang melibatkan karyawan dalam kegiatannya.

(Mardedi)

news
Barut

Proyek 20 Milyar di Bidang Peternakan Dinas Pertanian, di Korupsi 1,2 Milyar

MUARA TEWEH – Kejaksaan Negeri (Kejari) Barito Utara kembali mengungkap dugaan kasus korupsi di Dinas Pertanian Pemkab Barut. Anggaran proyek 20 Milyar diduga merugikan negara mencapai 1,2 Milyar.

Hal ini diungkap Kepala Kejaksaan Negeri Barito Utara, Fredy Feronico Simanjuntak, S.H., M.H., di kantor Kejaksaan Negeri Barito Utara, Rabu (4/2/2026). "Kita resmi meningkatkan penanganan dugaan korupsi proyek pengadaan hewan ternak pada Dinas Pertanian Barut ke tahap penyidikan," kata Fredy Feronico.

Menurut keterangan Kejari Barut, proyek  tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Barito Utara Tahun Anggaran 2025, dengan nilai pagu anggaran mencapai Rp20 milyar.  Berdasarkan hitungan sementara, kasus ini menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 1,2 Milyar.

"Peningkatan status perkara dilakukan setelah jaksa menemukan bukti permulaan yang dinilai cukup. Hal tersebut dituangkan dalam Surat Perintah Penyidikan yang telah kita diterbitkan," tegas Kejari Barut.

Disebutkan,  tim penyelidik telah meyakini adanya peristiwa pidana dalam pelaksanaan proyek pengadaan ternak tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tim telah mengantongi bukti permulaan yang cukup, sehingga perkara ini di tingkatkan ke tahap penyidikan.

Hingga saat ini, penyidik  kejaksaan telah memeriksa sedikitnya 24 orang saksi dari berbagai unsur. Mulai dari penyedia barang dan jasa, pejabat dinas terkait, kelompok tani penerima bantuan, hingga pihak lain yang dinilai mengetahui pelaksanaan proyek.

Selanjutnya,  setelah perkara masuk ke tahap penyidikan, jaksa akan memperluas pemeriksaan, termasuk memanggil saksi tambahan, menghadirkan ahli, serta mendalami peran masing-masing pihak yang terlibat.

"Kejaksaan akan penetapan tersangka setelah alat bukti terpenuhi. Kami akan menangani perkara ini secara profesional dan transparan hingga tuntas,” pungkas Kajari Barut.

(Mardedi).