Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah secara resmi membuka kegiatan Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi tahun 2026.
Kegiatan ini menjadi ajang penjaringan generasi muda terbaik yang akan bertugas pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.Yang Bertempat Di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah,Senin (4/5/2026).
Laporan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Tus’an, S.Hut., M.Si., dalam kesempatan ini disampaikan oleh Sekretaris Badan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Tengah, Fajar Sriningsih Dalam laporannya, bahwa pelaksanaan seleksi ini berlandaskan Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Paskibraka serta regulasi pendukung lainnya.
Disebutkan, kuota awal peserta seleksi berjumlah 84 orang, yang terdiri dari perwakilan kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah. Namun, pada pelaksanaannya diikuti oleh sebanyak 76 peserta dari berbagai daerah.
Peserta berasal dari Kota Palangka Raya serta kabupaten lainnya, seperti Gunung Mas, Kapuas, Pulang Pisau, Kotawaringin Barat, Sukamara, Lamandau, Kotawaringin Timur, Seruyan, Katingan, Barito Utara, Murung Raya, Barito Selatan, dan Barito Timur.
Adapun materi seleksi meliputi seleksi administrasi, tes wawasan kebangsaan dan Pancasila, tes intelegensi umum, pemeriksaan kesehatan, hingga tes Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan kesamaptaan. Selain itu, peserta juga akan mengikuti tes kepribadian berupa psikotes, wawancara, serta penelusuran minat, bakat, dan rekam jejak di media sosial.
Pelaksanaan seleksi berlangsung di Asrama Haji Transit Palangka Raya dan Lapangan Sanaman Mantikei, mulai tanggal 4 hingga 8 Mei 2026.Tim penilai seleksi melibatkan unsur perangkat daerah, TNI, Polri, serta tim kesehatan dan perwakilan Paskibraka Indonesia guna memastikan proses seleksi berjalan objektif dan profesional.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat terpilih putra-putri terbaik Kalimantan Tengah yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, dan wawasan kebangsaan yang tinggi.
Di akhir laporan, disampaikan harapan agar Gubernur Kalimantan Tengah berkenan memberikan arahan sekaligus membuka secara resmi kegiatan seleksi tersebut.
Sementara dalam sambutannya Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dalam hal ini disampaikan oleh Stah Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Provinsi Kalimantan Tengah Darliansyah mengatakan,Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah secara resmi membuka seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi tahun 2026.
Kegiatan ini menjadi ajang penting dalam menjaring putra-putri terbaik daerah yang diharapkan mampu menjadi generasi unggul serta calon pemimpin masa depan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Darliansjah menegaskan bahwa peserta yang mengikuti seleksi merupakan pemuda-pemudi pilihan, hasil seleksi dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah.
Mereka diharapkan tidak hanya mampu menjalankan tugas sebagai Paskibraka, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa nasionalisme, serta semangat kepemimpinan.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Polresta Palangka Raya melaksanakan pengamanan kegiatan Huma Betang Night dalam rangka launching kalender kegiatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah.
Kemudian, peresmian Ruang Terbuka Hijau (RTH) kawasan Bundaran Besar, serta launching program “Lapor Pak Gubernur” dan QRIS Bank Kalteng, yang digelar di Bundaran Besar Kota Palangka Raya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, unsur Forkopimda Provinsi, serta ribuan masyarakat yang memadati lokasi untuk menyaksikan rangkaian acara yang diisi dengan hiburan seni dan budaya.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kasatintelkam AKP Subarjo menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan pengamanan secara maksimal, baik terbuka maupun tertutup, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.
“Pengamanan kami laksanakan secara menyeluruh untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang hadir serta mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan Huma Betang Night,” tegasnya, Minggu (3/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah juga menyampaikan bahwa Huma Betang Night menjadi momentum penting dalam menghadirkan ruang publik yang positif, mendorong pertumbuhan UMKM, serta melestarikan seni dan budaya lokal sebagai identitas daerah.
Rangkaian kegiatan turut dimeriahkan dengan penampilan seni daerah, hiburan dari artis lokal hingga artis ibu kota, serta kehadiran stand UMKM yang menjadi bagian dari penguatan ekonomi masyarakat.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kalimantan Tengah menjadi momentum penting dalam mendorong transformasi pendidikan yang lebih maju dan adaptif.
Hal ini disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, usai mengikuti upacara yang digelar di halaman Kantor Gubernur Kalteng, Sabtu (2/5/2026).
Upacara Hardiknas tahun ini dilaksanakan bersamaan dengan peringatan Hari Bumi dan Hari Otonomi Daerah, berlangsung dengan khidmat dan penuh makna, serta dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza Ul Haq, yang bertindak sebagai inspektur upacara.
Muhammad Reza Prabowo menyampaikan bahwa peringatan Hardiknas bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi titik penguatan komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah, khususnya melalui digitalisasi pembelajaran dan revitalisasi sekolah.
Menurutnya, pada tahun 2025 sebanyak 73 sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB di Kalimantan Tengah telah menerima bantuan rehabilitasi dari pemerintah pusat dan mulai diresmikan pada tahun 2026. Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun ini akan ada tambahan sekolah yang mendapatkan program revitalisasi, yang saat ini masih dalam tahap pengusulan dan verifikasi.
Pemerintah daerah, lanjutnya, terus berupaya mendukung program tersebut dengan menyiapkan berbagai kebutuhan, mulai dari lokasi hingga perencanaan anggaran yang efisien tanpa mengurangi kualitas pembangunan.
Selain itu, digitalisasi pembelajaran menjadi fokus utama yang terus didorong. Dinas Pendidikan Kalteng telah mengembangkan sistem pembelajaran berbasis hybrid serta modul pembelajaran interaktif berbasis tiga dimensi guna meningkatkan daya imajinasi dan pemahaman peserta didik.
Dengan langkah tersebut, diharapkan kualitas pendidikan di Kalimantan Tengah semakin meningkat dan mampu mencetak generasi yang unggul, kreatif, serta siap menghadapi tantangan di era digital.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan Huma Betang Night yang dirangkaikan dengan launching Kalender Kegiatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026, Sabtu malam (2/5/2026), bertempat di kawasan Bundaran Besar, Palangka Raya.
Acara tersebut juga diisi dengan peluncuran sejumlah program strategis, di antaranya Aplikasi Lapor Pak Gub, Ruang Terbuka Hijau (RTH) kawasan Bundaran Besar, serta QRIS Merchant PT Bank Kalteng. Selain itu, turut diluncurkan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) sebagai agenda budaya tahunan kebanggaan masyarakat Kalteng.
Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah, Rangga Lesmana, menyampaikan bahwa pelaksanaan Huma Betang Night merupakan bagian dari upaya menghadirkan hiburan sekaligus memperkuat ruang interaksi masyarakat.
Ia menjelaskan, pelaksanaan kegiatan menyesuaikan kondisi cuaca. Berdasarkan prediksi BMKG, saat ini wilayah Kalimantan Tengah mulai memasuki musim kemarau sehingga kegiatan luar ruang seperti Car Free Night perlu mempertimbangkan faktor cuaca.
“Alhamdulillah kegiatan malam ini berjalan lancar. Bapak Gubernur juga telah melaunching beberapa program, seperti Lapor Pak Gub, penataan RTH, QRIS merchant, serta Festival Budaya Isen Mulang,” ujarnya.
Rangga menambahkan, kehadiran Aplikasi Lapor Pak Gub diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, informasi, maupun keluhan secara cepat dan transparan. Melalui sistem yang terintegrasi, laporan masyarakat dapat dipantau secara langsung oleh Gubernur.
Tak hanya menghadirkan program-program inovatif, suasana Huma Betang Night juga semakin semarak dengan penampilan berbagai artis dan kelompok seni.
Masyarakat yang hadir dihibur oleh artis Kalimantan Tengah Amelia Santi, serta artis ibukota Onvho Flash dan Wita Sofi.
Selain itu, penampilan dari Delta Band, seni karungut oleh Hartati & Pajri, serta pertunjukan dari SSB Riao Bajenta turut menambah kemeriahan acara malam tersebut. Beragam hiburan ini berhasil menarik antusiasme masyarakat yang memadati kawasan Bundaran Besar.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap kegiatan seperti Huma Betang Night dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain sebagai sarana hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan UMKM serta memperkuat ekonomi lokal.
(Era Suhertini)