Berita Lain
news
P. Raya

Secara Virtual, Kapolresta Palangka Raya Ikuti Momen Sakral Pengibaran Bendera di Istana Kepresidenan RI

Palangka Raya - Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. mengikuti secara virtual upacara pengibaran Bendera Merah Putih di Istana Kepresidenan Republik Indonesia dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Kegiatan tersebut diikuti dari Command Center Kantor Wali Kota Palangka Raya, Jalan Tjilik Riwut Km 05, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya. 

Momentum ini menjadi bagian dari peringatan detik-detik Proklamasi yang diikuti secara serentak dari daerah.

Kombes Dedy mengatakan, peringatan kemerdekaan menjadi momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme dan menjaga persatuan. 

“Semangat Proklamasi harus terus kita jaga melalui pengabdian dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya, Senin (17/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta mengikuti rangkaian upacara secara khidmat bersama unsur Forkopimda dan pejabat terkait. Suasana berlangsung penuh penghormatan sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan.

Keikutsertaan secara virtual juga menjadi bentuk dukungan terhadap rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Momentum tersebut sekaligus memperkuat semangat kebangsaan di tengah masyarakat.

(Era Suhertini)

news
Kriminal

26 Paket Sabu 17,02 Gram Diamankan, Satresnarkoba Polresta Palangka Raya Bekuk Pria 55 Tahun

Palangka Raya - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Palangka Raya kembali mengungkap kasus tindak pidana narkotika. Seorang pria berusia 55 tahun diamankan setelah diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu dengan barang bukti sebanyak 26 paket dengan berat kotor sekitar 17,02 gram.

Pengungkapan tersebut dilakukan pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 18.30 WIB di sebuah barak di Jalan Rindang Banua Gang Rezeki, Kompleks Puntun, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. melalui Kasatresnarkoba Polresta Palangka Raya AKP Yonika Winner Te’dang, S.T., M.H. mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas transaksi narkotika di wilayah hukum Kota Palangka Raya.

“Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Satresnarkoba melakukan penyelidikan dan pemantauan hingga akhirnya berhasil mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika,” jelasnya.

Sekitar pukul 18.30 WIB, petugas mengamankan pria berinisial S (55) di Jalan Rindang Banua Gang Rezeki, Kompleks Puntun, Kelurahan Pahandut. Selanjutnya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap rumah dan tempat tertutup lainnya yang disaksikan oleh masyarakat sekitar.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan 26 paket yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor sekitar 17,02 gram. Barang tersebut ditemukan di atas lantai di dalam barak yang ditempati terduga pelaku.

Selain sabu, polisi turut mengamankan satu pack plastik klip, satu sedotan yang telah dipotong runcing, satu unit timbangan digital, satu kaleng rokok merek DJI SAM SOE, satu kotak putih bertuliskan RED TAB, satu unit handphone OPPO Reno4 F warna hitam, serta uang tunai sebesar Rp750 ribu.

“Seluruh barang yang ditemukan tersebut diakui oleh terduga pelaku sebagai miliknya. Selanjutnya, terduga pelaku beserta seluruh barang bukti diamankan ke Mapolresta Palangka Raya untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Atas dugaan perbuatannya, terduga pelaku disangkakan Pasal 114 Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, atau Pasal 609 ayat (2) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Kasatresnarkoba menambahkan, pihaknya masih melakukan penyidikan dan pengembangan untuk mengungkap asal-usul barang bukti serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan peredaran narkotika tersebut.

“Satresnarkoba Polresta Palangka Raya akan terus melakukan pengembangan dan tidak berhenti pada satu pengungkapan. Kami berkomitmen memberantas peredaran narkotika di wilayah Kota Palangka Raya,” tegasnya.

(Era Suhertini)

news
Kalteng

Dilan dan Devin, Paskibraka Kalteng Bangga Kibarkan Merah Putih di HUT ke-81 RI

Palangka Raya - Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” tingkat Provinsi Kalimantan Tengah berlangsung khidmat di Halaman Kantor Gubernur Kalteng, Senin (17/8/2026) pagi.

Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Dalam upacara tersebut, Gubernur Kalteng juga membacakan Teks Proklamasi dan Teks Pancasila. Sementara Teks Pembukaan UUD 1945 dibacakan oleh Ketua DPRD Provinsi Kalteng, Arton S. Dohong.

Bertindak sebagai Komandan Upacara yakni AKBP Steven Kurniawan yang sehari-hari menjabat sebagai Kasubdit V Ditintelkam Polda Kalteng. Sedangkan Perwira Upacara dijabat AKBP Hans Itta Papahit, Wakil Direktur Samapta Polda Kalteng.

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kalteng tahun 2026 terdiri dari 54 siswa-siswi yang berasal dari 13 kabupaten dan satu kota di Kalimantan Tengah. Mereka dipercaya menjalankan tugas penting dalam pengibaran Sang Merah Putih pada momentum kemerdekaan.

Pembawa baki bendera Merah Putih adalah Devin Mareli Saputri dari SMAN 2 Palangka Raya. Sementara pengibar bendera terdiri dari Ahmad Hafiz Aridho dari MAN Plus Keterampilan Barito Selatan, Ahmad Ansari dari SMAN 2 Kuala Kapuas dan Dilan Ignatius dari SMAN 4 Muara Teweh.

Dilan Ignatius mengaku bangga mendapat kepercayaan menjadi bagian dari Paskibraka Kalteng. Menurutnya, selama menjalani karantina selama dua minggu, para anggota Paskibraka mendapatkan berbagai pembinaan, mulai dari Peraturan Baris-Berbaris (PBB), formasi barisan, disiplin hingga tata krama.

“Di lapangan kami diajarkan PBB dan formasi barisan. Selama di karantina kami juga diajarkan disiplin, tata krama, termasuk bagaimana cara makan yang rapi dan benar,” ujar Dilan.

Dilan mengakui masa awal karantina menjadi tantangan tersendiri karena harus jauh dari keluarga dan tidak leluasa menggunakan telepon seluler. Namun, ia berusaha membangun keyakinan dan mental agar mampu mengikuti seluruh rangkaian pembinaan hingga selesai.

“Kesulitan tentunya ada, terutama di hari pertama ketika mental kita sangat terkuras. Tetapi saya terus meyakinkan diri, saya bisa, saya bisa. Setelah itu selama 14 hari ke depan saya bisa menikmatinya,” katanya.

Dukungan orang tua juga menjadi salah satu motivasi Dilan selama mengikuti proses pembinaan Paskibraka. Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal untuk meraih prestasi yang lebih besar di masa mendatang.

“Harapannya semoga dari Paskibraka ini bisa mendapatkan prestasi-prestasi yang lebih besar lagi. Untuk kakak senior dan para pelatih, saya mengucapkan terima kasih banyak karena sudah melatih kami dengan sabar,” tuturnya.

Sementara itu, Devin Mareli Saputri pembawa baki Bendera merah putih mengatakan selama dua minggu menjalani karantina, dirinya mendapatkan banyak pembelajaran, terutama mengenai mental, kedisiplinan, tata krama dan PBB. Sebagai pembawa baki, ia juga mendapatkan latihan khusus agar mampu menjalankan tugas dengan baik.

“Selama dua minggu di asrama dan karantina, kami diajarkan mental, disiplin, tata krama dan PBB. Saya sebagai pembawa baki juga diajarkan bagaimana cara membawa baki bendera,” ujar Devin.

Menurut Devin, salah satu tantangan selama karantina adalah tidak bisa leluasa menggunakan telepon seluler dan harus berjauhan dengan orang tua. Meski demikian, dukungan keluarga membuat dirinya tetap semangat menjalani seluruh proses latihan.

“Kendalanya mungkin karena tidak bisa bermain HP dan jauh dari orang tua. Tetapi orang tua selalu mendukung. Kami juga diberi kesempatan berbicara dengan orang tua dari panitia,” katanya.

Setelah berhasil menjalankan tugas, Devin mengaku bangga dapat membawa dan mengibarkan bendera Merah Putih di Kantor Gubernur Kalteng. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para senior dan pelatih yang telah membimbing seluruh anggota Paskibraka dengan penuh kesabaran. 

(Era Suhertini)

news
Kalteng

Pangdam XXII/TB Bersama DAD Kalteng Perkuat Semangat Huma Betang dan Persatuan

Palangka Raya - Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., menghadiri Doa Bersama Lintas Agama dan Hasupa Hasundau dalam rangka memperingati HUT ke-19 Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Betang Hapakat, Jalan RTA Milono Km 3,5, Kota Palangka Raya, Minggu (16/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat persatuan dan kerukunan antarumat beragama serta seluruh elemen masyarakat di Kalimantan Tengah.

Doa bersama juga menjadi bentuk ikhtiar dan harapan agar Kalimantan Tengah senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, serta terhindar dari berbagai bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dalam kesempatan tersebut, DAD Provinsi Kalteng menyerahkan draf Pedoman Adat Dayak kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk dikaji lebih lanjut. Pedoman tersebut diharapkan dapat menjadi acuan dalam pelaksanaan hukum adat yang selaras dan harmonis dengan hukum nasional.

Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, S.Ikom., selaku Ketua Umum DAD Kalteng, menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur adat Dayak dan falsafah Huma Betang sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, keberagaman suku, agama, dan budaya merupakan kekuatan yang harus terus dijaga agar seluruh masyarakat dapat hidup berdampingan secara harmonis dalam semangat persatuan dan kedamaian.

Gubernur juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergitas dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga Kalimantan Tengah sebagai rumah bersama yang aman, damai, dan harmonis.

Kehadiran Pangdam XXII/Tambun Bungai dalam kegiatan tersebut menjadi wujud dukungan TNI AD terhadap upaya memperkuat sinergitas bersama pemerintah daerah, lembaga adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat.

Sinergitas tersebut diharapkan semakin memperkokoh persatuan, menjaga kerukunan, serta menciptakan suasana yang kondusif dan harmonis di Kalimantan Tengah.

(Era Suhertini)