Palangka Raya - Personel Pos Polisi Rambang Polsek Pahandut melaksanakan patroli dialogis di kawasan Wisata Kuliner Pelabuhan Rambang, Jalan Riau, Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya, Selasa sore (7/7/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.50 WIB tersebut dilaksanakan oleh Aipda Sumardi selaku personel piket Pos Pol Rambang. Patroli dilakukan sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus memberikan rasa aman kepada pedagang maupun pengunjung.
Dalam kegiatan tersebut, petugas bersilaturahmi dengan para pedagang dan pengunjung sambil menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Masyarakat diimbau untuk selalu menjaga barang bawaan, mengawasi anak-anak saat berada di kawasan wisata kuliner yang berada di tepi Sungai Kahayan, serta memarkir kendaraan di lokasi yang mudah diawasi atau dijaga petugas parkir.
Petugas juga mengingatkan agar barang-barang berharga tidak ditinggalkan di dalam kendaraan. Selain itu, masyarakat yang hendak meninggalkan rumah diimbau memastikan kompor dan aliran listrik telah dimatikan guna mencegah terjadinya kebakaran atau kejadian yang tidak diinginkan.
Sebagai bentuk sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan, warga juga diajak untuk segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak pidana maupun gangguan kamtibmas lainnya dengan mendatangi kantor kepolisian terdekat atau menghubungi layanan Call Center Polri 110.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Tengah mengikuti kegiatan monitoring dan evaluasi bersama Tim Kajian Direktorat Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (7/7/2026).
Pertemuan ini menjadi forum koordinasi strategis antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Tim Kajian KPK RI dalam melakukan monitoring serta evaluasi terhadap implementasi sistem tata kelola pemerintahan di lingkungan perangkat daerah.
Kegiatan tersebut juga bertujuan memperkuat pengawasan, meningkatkan kualitas birokrasi, serta mendorong budaya kerja yang berintegritas.
Plt. Kepala Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Tengah, Joni Harta, S.E., S.Hut., M.M., menyampaikan apresiasi atas kunjungan Tim Kajian KPK RI. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah positif dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan KPK untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, profesional, serta bebas dari praktik korupsi.
"Kehadiran Tim Kajian KPK RI menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan perbaikan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat sistem pengawasan dan tata kelola, khususnya di sektor energi, sumber daya mineral, dan lingkungan hidup," ujarnya.
Joni Harta menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen mendukung seluruh upaya pencegahan korupsi melalui peningkatan transparansi, akuntabilitas, serta penguatan sistem pengendalian internal di setiap perangkat daerah.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan tercipta tata kelola pemerintahan yang semakin baik, mampu memberikan pelayanan publik yang optimal, serta mendukung terwujudnya pembangunan Kalimantan Tengah yang bersih, berintegritas, dan berkelanjutan.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Personel Polsek Bukit Batu melaksanakan takziah ke rumah duka almarhum Sukiran, orang tua kandung Bripka Eko Pujianto, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sei Gohong, di Jalan Tjilik Riwut Km 36, Kelurahan Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya.
Kegiatan dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Bukit Batu Ipda Siswandi bersama sejumlah personel sebagai bentuk empati dan dukungan moril kepada keluarga yang tengah berduka.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Bukit Batu Ipda Muhammad Hafiizh Ramadhan mengatakan bahwa kehadiran personel merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan dalam keluarga besar Polri.
"Kami turut berbelasungkawa atas wafatnya almarhum. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan," ucapnya, Senin (6/7/2026).
Selain menyampaikan doa dan belasungkawa, personel juga memberikan dukungan moril kepada keluarga agar tetap tabah menghadapi musibah yang dialami.
Semangat kebersamaan dan kepedulian seperti ini diharapkan terus terjaga, sehingga keluarga besar Polri senantiasa saling menguatkan dalam setiap suka maupun duka.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Arus lalu lintas di Jalan Trans Kalimantan ruas Kasongan–Kereng Pangi, Kabupaten Katingan, mulai kembali berjalan setelah Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah melakukan penanganan darurat terhadap ambruknya jembatan yang sempat memutus akses jalan pada Minggu (5/7/2026).
Penanganan darurat dilakukan dengan cepat untuk memulihkan konektivitas pada jalur nasional yang menjadi salah satu urat nadi transportasi dan distribusi logistik di Kalimantan Tengah. Berkat upaya tersebut, kendaraan kini sudah dapat melintasi lokasi dengan pengaturan sistem buka-tutup secara bergantian.
Kepala BPJN Kalimantan Tengah, Robert Himawan Hamiseno, mengatakan penanganan darurat dilakukan dengan menimbun lokasi yang amblas menggunakan material agregat agar kendaraan dapat kembali melintas.
"Penanganan darurat dilakukan agar lalu lintas bisa segera dibuka. Untuk penanganan sementara maupun permanen akan segera diselesaikan. Saat ini jalur sudah dapat dilalui dengan sistem buka-tutup atau bergantian," ujarnya.
Meski demikian, kendaraan dengan muatan berlebih atau Over Dimension Over Loading (ODOL) masih belum diizinkan melintas. Kebijakan tersebut diberlakukan demi menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus mencegah kerusakan lebih lanjut pada ruas jalan yang baru selesai ditangani.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Tengah, Yulindra Dedy, menyampaikan bahwa penanganan dilakukan melalui koordinasi lintas sektor yang melibatkan Ditlantas Polda Kalimantan Tengah, BPJN Kalimantan Tengah, Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah, dan Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah.
Menurutnya, langkah cepat tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Gubernur Kalimantan Tengah agar akses jalan nasional yang menjadi jalur utama penghubung Palangka Raya–Sampit dapat segera difungsikan kembali.
"Penanganan jangka pendek telah dilakukan secara maksimal oleh tim BPJN sehingga arus lalu lintas kini sudah mulai kembali berjalan," katanya.
Pemerintah mengimbau seluruh pengguna jalan agar tetap berhati-hati, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta bersabar saat melintasi lokasi karena sistem lalu lintas buka-tutup masih diberlakukan hingga penanganan permanen selesai dilaksanakan.
Sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, serta aparat kepolisian diharapkan mampu mempercepat pemulihan infrastruktur sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman.
Era Suhertini)