Berita Lain
news
P. Raya

Operasikan SATPAS, Satlantas Polresta Palangka Raya Beri Layanan Prima bagi Masyarakat

Palangka Raya - Satlantas Polresta Palangka Raya, Polda Kalteng secara rutin mengoperasikan Satuan Penyelenggaraan Administrasi SIM (SATPAS) sebagai pertanggungjawaban terhadap amanat yang dipercayakan terhadap satuan fungsinya. 

SATPAS dioperasikan oleh Satlantas dengan menyediakan layanan penerbitan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Mapolresta Palangka Raya, Jalan Tjilik Riwut Km. 3,5, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis pagi (21/5/2026)

Kapolresta, Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. melalui Kasatlantas, Kompol Hermanto menjelaskan, pengoperasian SATPAS dilakukan dengan memberikan layanan prima bagi masyarakat serta terus menjunjung tinggi profesionalitas dan proposionalitas. 

“Yang akan terus kami dedikasikan demi memberikan layanan prima bagi masyarakat, sehingga setiap pemohon penerbitan maupun perpanjangan SIM pun dapat merasa puas dan terlayani dengan sebaik mungkin,” tegasnya. 

“Selain itu juga sebagai konstribusi kami untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, sebagaimana semboyan Polri Presisi yang terus digelorakan oleh Bapak Kapolri kepada seluruh jajaran,” pungkas Hermanto. 

(Era Suhertini)

news
P. Raya

Operasi Gabungan Penertiban Pajak Kendaraan di Palangka Raya, 70 Kendaraan Tercatat Menunggak PKB

Palangka Raya - Operasi Gabungan Penertiban Pajak Kendaraan Bermotor kembali digelar oleh Bapenda Provinsi Kalimantan Tengah melalui UPT Samsat Palangka Raya bersama Ditlantas Polda Kalteng, Bapenda Kota Palangka Raya, Jasa Raharja, dan Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut dilaksanakan di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo, tepatnya di depan GOR Sanaman Mantikei Palangka Raya.

Dalam operasi gabungan tersebut, petugas berhasil menjaring sebanyak 380 kendaraan untuk dilakukan pemeriksaan administrasi dan kelengkapan surat kendaraan.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sebanyak 70 kendaraan yang menunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), terdiri dari 61 kendaraan roda dua dan 9 kendaraan roda empat.

Sementara itu, total perkiraan tunggakan pajak kendaraan bermotor mencapai Rp33.618.600, dengan rincian tunggakan kendaraan roda dua sebesar Rp17.910.700 dan kendaraan roda empat sebesar Rp15.707.600.

Petugas menyampaikan, secara umum pelaksanaan operasi berlangsung aman dan kondusif. Namun, saat kegiatan razia berlangsung, terdapat beberapa pengendara yang diduga tidak memiliki kelengkapan surat kendaraan memilih melarikan diri dengan menerobos petugas di lapangan.

Tindakan tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengendara itu sendiri maupun petugas yang sedang menjalankan tugas penertiban.

Dalam kegiatan tersebut, petugas Samsat maupun Bapenda Provinsi Kalimantan Tengah juga menegaskan bahwa pembayaran pajak kendaraan tidak lagi dapat dilakukan secara tunai di lokasi razia dan harus melalui sistem perbankan.

Bagi pengendara yang tidak melengkapi surat-surat kendaraan diberikan surat tilang oleh petugas kepolisian, sedangkan kendaraan yang menunggak pajak diberikan surat teguran untuk segera melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Operasi gabungan ini merupakan upaya bersama untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan serta menciptakan tertib administrasi dan keselamatan berlalu lintas di wilayah Kota Palangka Raya.

(Era Suhertini)

news
Kalteng

BI dan Pemprov Kalteng Perkuat UMKM Lewat Pesona Tambun Bungai 2026, Siapkan UMKM Kalteng Tembus Pasar Lebih Luas

Palangka Raya - Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan UMKM lokal melalui kegiatan Bincang Media Pesona Tambun Bungai 2026 yang digelar di Aula Kantor Bank Indonesia Palangka Raya, Kamis (21/5/2026).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansyah Andrias, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi BI bersama pemerintah daerah, khususnya Dekranasda Kalimantan Tengah, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penguatan UMKM lokal.

“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi bersama pemerintah daerah untuk mendorong perekonomian masyarakat melalui UMKM lokal,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, BI juga mengumumkan pelaksanaan Pesona Tambun Bungai 2026 yang akan berlangsung pada 29–30 Mei 2026 di Duta Mall Palangka Raya.

Yuliansyah menjelaskan, UMKM yang akan tampil dalam ajang tersebut merupakan hasil pembinaan Bank Indonesia selama kurang lebih satu tahun terakhir. Produk-produk yang dipilih telah melalui proses kurasi, pendampingan, hingga penilaian kualitas sehingga dinilai layak menjadi produk unggulan daerah.

Sebanyak 12 UMKM terpilih akan dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Produk yang ditampilkan terdiri dari wastra Indonesia, kriya, serta olahan pangan dan kuliner khas Kalimantan Tengah.“UMKM yang ikut merupakan hasil pembinaan bersama dinas terkait dan sudah melalui berbagai tahapan pendampingan,” katanya.

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah kriteria bagi UMKM binaan yang dapat mengikuti program tersebut, di antaranya usaha telah berjalan minimal satu tahun dengan omzet sekitar Rp60 juta per tahun, memiliki produk dan merek sendiri, mampu memanfaatkan media sosial, memahami sistem pembayaran non tunai, serta berkomitmen mengikuti seluruh program pembinaan.

Produk unggulan yang akan dipamerkan berasal dari berbagai sektor, mulai dari kriya, wastra, makanan dan minuman olahan, hingga produk binaan pondok pesantren dan kelompok rumah tangga. Sejumlah UMKM berasal dari binaan Pondok Pesantren Al Amin, Rumah Gaul, Kampung Pare, hingga Kelompok Wanita Tani (KWT).

Selain pameran UMKM, Pesona Tambun Bungai 2026 juga akan menghadirkan berbagai program menarik seperti diskon khusus, talkshow inspiratif, serta narasumber kompeten dari tingkat nasional untuk menarik minat masyarakat.

“Strateginya seperti biasa ada diskon-diskon khusus, talkshow, dan menghadirkan narasumber kompeten bahkan dari tingkat nasional supaya masyarakat tertarik datang ke Pesona Tambun Bungai,” tambahnya.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Dekranasda Kalimantan Tengah dan sejumlah perbankan seperti Bank Kalteng, Bank Mandiri, BNI, serta BPRS.

Melalui kegiatan tersebut, Bank Indonesia berharap produk-produk UMKM Kalimantan Tengah semakin dikenal luas dan mampu memperluas pasar, baik di tingkat regional maupun nasional.

(Era Suhertini)

news
Kalteng

HUT Kalteng ke-69, Gubernur Hadirkan Pasar Murah dan Kuliah Umum untuk Ribuan Mahasiswa Pedalaman

Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar pasar murah khusus mahasiswa pedalaman sekaligus kuliah umum dalam rangka Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian nyata Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi mahasiswa asal pedalaman yang sedang menempuh pendidikan di Kota Palangka Raya. Sebanyak 3.500 mahasiswa penerima KIP Kuliah menjadi sasaran dalam kegiatan tersebut.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, mengatakan kegiatan itu merupakan komitmen Gubernur Kalimantan Tengah dalam memastikan pendidikan tetap menjadi prioritas di tengah kondisi efisiensi anggaran dan tantangan global saat ini.

“Ini bukti konkret Bapak Gubernur. Di tengah kondisi efisiensi dan globalisasi, beliau tetap tidak meninggalkan pendidikan. Tidak satu pun siswa, khususnya anak-anak Kalimantan Tengah, dibiarkan tertinggal, terutama anak-anak dari pedalaman,” ujarnya.

Selain pasar murah, kegiatan tersebut juga diisi kuliah umum yang menghadirkan jajaran Forkopimda Kalimantan Tengah sebagai pemateri. Hadir memberikan materi antara lain Pangdam XII/Tanjungpura, Kapolda Kalimantan Tengah, Kajati Kalimantan Tengah, hingga Ketua Pengadilan Tinggi Kalimantan Tengah.

Menurut Reza, kehadiran para pimpinan daerah dan aparat tersebut diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus menanamkan semangat nasionalisme kepada mahasiswa, bertepatan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional.

“Pak Gubernur mengajak Pak Pangdam, Kapolda, Kajati untuk menguliahi mahasiswa. Jenderal-jenderal semua yang mengajar. Ada juga pesan-pesan moral untuk meningkatkan nasionalisme di Hari Kebangkitan Nasional ini,” katanya.

Ia menegaskan visi Gubernur Kalimantan Tengah agar generasi muda daerah mampu menjadi tuan di daerahnya sendiri dan tidak hanya menjadi penonton di tengah pembangunan daerah.

“Anak-anak Kalimantan Tengah harus jadi tuan di rumahnya sendiri,” tegas Reza.

Dalam kegiatan pasar murah tersebut, mahasiswa menerima bantuan paket sembako berupa beras, minyak goreng, dan gula. Bantuan itu diberikan sebagai pelengkap program KIP Kuliah dari pemerintah pusat agar mahasiswa tidak mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar selama menempuh pendidikan.

“Jangan sampai anak-anak belajar dalam keadaan lapar, susah beli beras, susah beli minyak goreng. Bapak Gubernur tidak menginginkan itu. Tidak boleh anak Kalteng tidak bisa sekolah, tidak bisa makan, tidak bisa berobat,” tambahnya.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi lintas perangkat daerah, melibatkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Biro Kesra, serta Dinas Kominfosantik Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung visi pembangunan sumber daya manusia di Bumi Tambun Bungai.

(Era Suhertini)