Palangka Raya - Panglima Kodam XXII/Tanjungpura (Pangdam XXII/TB) menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama insan media di Kota Palangka Raya. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Berkah Makodam XXII/TB, Rabu (19/3/2026).
Selain menjadi ajang mempererat hubungan dengan insan pers, kegiatan ini juga diisi dengan tausiyah yang mengajak seluruh hadirin untuk memperkuat nilai-nilai kebaikan selama bulan Ramadan.
Dalam tausiyah yang disampaikan oleh Syaifullah Sahlan, S.Kom.I, bahwa Ramadan mengajarkan nilai kejujuran kepada setiap umat Muslim. Sejak bangun sahur hingga waktu berbuka puasa, setiap individu dilatih untuk menahan diri dan tetap jujur, meskipun tidak ada yang melihat secara langsung.
“Seolah-olah ada ‘CCTV’ dari Allah SWT yang selalu mengawasi setiap perbuatan kita. Apa yang kita lakukan dan kerjakan senantiasa dalam pengawasan Allah SWT,”demikian antara lain isi tausiyah tersebut.
Selain kejujuran, Ramadan juga mengajarkan kedisiplinan. Umat Muslim dilatih untuk menjalankan ibadah tepat waktu, mulai dari sahur, salat, hingga berbuka puasa. Kedisiplinan ini diharapkan dapat terbawa dalam kehidupan sehari-hari.Tak hanya itu, bulan suci Ramadan juga menjadi momentum untuk meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XXII/TB Mayjen TNI Zainul Arifin,S.A.P.,M.S.c,. menyampaikan pentingnya peran masyarakat lokal dalam mendukung pembangunan kekuatan TNI di daerah. Saat ini, program pembentukan batalyon di setiap kabupaten/kota terus berjalan, namun masih membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang memadai.
“Dari 13 kabupaten/kota yang ada, belum semuanya terpenuhi kebutuhan personelnya. Karena itu, diperlukan keterlibatan putra-putri terbaik daerah untuk bergabung menjadi prajurit TNI,” ujarnya.
Pangdam juga mendorong dukungan dari pemerintah daerah, khususnya Gubernur Kalimantan Tengah, untuk mempersiapkan generasi muda yang siap mengisi kebutuhan tersebut, seiring rencana pembentukan batalyon-batalyon baru di wilayah Kalimantan Tengah.
Selain itu, disampaikan pula rencana pembangunan Makodam di Kalimantan Selatan yang akan berlokasi di Banjarbaru, sebagai bagian dari penguatan pertahanan wilayah.
Dalam pertemuan tersebut, Pangdam turut menyinggung berbagai program nasional, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), koperasi Merah Putih, serta program cetak sawah dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional. Ia mengajak insan media untuk terus mengikuti perkembangan program-program tersebut dan menyampaikannya kepada masyarakat secara akurat.
Pangdam menekankan bahwa media memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, termasuk meluruskan informasi yang berkembang. Hal ini juga mencakup isu-isu strategis di daerah, seperti permasalahan pertambangan, yang diharapkan dapat diselesaikan melalui sinergi antara pemerintah daerah dan pihak terkait.
“Kritik yang membangun sangat diperlukan demi kemajuan daerah. Kita ingin Kalimantan Tengah semakin maju dan masyarakatnya sejahtera,” tutupnya.
Kegiatan di hadiri oleh, Kasdam XXII/TB, Irdam XXII/TB,Kapoksahli Pangdam XXII/TB, Para Asisten Kasdam XXII/TB,Para Dan/Kabalakdam XXII/TB,Kepala TVRI Kalimantan Tengah,Kepala Stasiun RRI Kalimantan Tengah, Ketua PWI Kalimantan Tengah, Ketua IJTI Kalimantan Tengah,Pemred Kalteng Pos, Ketua SPRI Kalimantan Tengah,serta para undangan Insan Media.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Kegiatan patroli secara rutin dilakukan oleh Polresta Palangka Raya, Polda Kalteng sebagai rangkaian upaya untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama momen Bulan Ramadhan di wilayah hukumnya.
Patroli kali ini dilakukan oleh tim gabungan piket fungsi yang dipimpin oleh Wakil Perwira Pengawas (Wapwas), Ipda Zulkifli Iskandar, yang bergerak mulai pukul 16.00 WIB pada wilayah dalam Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (17/3/2026) sore.
Kapolresta, Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. melalui Ipda Zulkifli Iskandar menjelaskan, patroli bergerak mulai dari kawasan Jalan Tjilik Riwut, Garuda, Bundaran Besar, Bukit Keminting, Yos Sudarso, G. Obos, Soekarno, Bundaran Burung, Adonis Samad hingga RTA Milono dan sekitarnya
“Sebagaimana tujuan dari menjaga situasi kamtibmas selama momen Bulan Ramadhan, maka patroli pun diharapkan mampu mengantisipasi terjadinya segala bentuk kerawanan maupun gangguan di wilayah Kota Palangka Raya,” jelasnya.
“Diantaranya yakni mencegah adanya aktivitas balapan liar, aksi kejahatan maupun kekerasan jalanan hingga pencurian kendaraan bermotor atau curanmor yang berpotensi terjadi saat jam-jam rawan mulai dari sore hingga malam hari,” pungkas Zulkifli.
(Era Suhertini)
KAPUAS – Tindakan represif aparat di lokasi jalan hauling PT. Asmin Bara Bronang dalam membubarkan akse demo menuntut hak tanah atas Tono yang mengakibatkan korban luka tembak pada bagian kaki mendapat atensi serius dari anggota DPR RI Komisi XII Sigit K Yunianto.
Sigit menuturkan bahwa masyarakat hanya ingin berdialog dengan pihak PT. Asmin Bara Bronang, dan bukan mengancam siapapun yang ada dalam lokasi demoa tersebut.
“Saya jelas memperhatikan rekaman video yang beredar di masyarakat maupun yang diberitakan oleh rekan-rekan jurnalis. Clear kok, pak kapolsek menyodorkan mantir dan damang untuk berdialog dengan warga, lha kok malah ada instruksi amankan.. amankan… lalu dor dor”, tutur sigit menceritakan kronologi yang dilihatnya di video sesaat sebelum terjadi kericuhan.
Masyarakat yang mewakili Tono Priyanto yaitu Supantri dan Ipang menjadi korban dalam demo yang dilakukan di lokasi jalan hauling PT. Asmin Bara Bronang dengan luka tembak dibagian kaki kanan.
Usai kejadian korban dibawa ke RS. Bhayangkara, dan ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan perbuatan melawan hukum, namun ke 6 tersangka yang di bawa ke Mapolda Kalteng mendapatkan jaminan dari 6 orang yang tergabung dalam Koalisi Ormas atau LSM Kalteng sehingga mendapatkan keringanan penahanan yang semula Tahanan Rutan menjadi Tahanan Kota.
“Seharusnya prinsip-prinsip dialog lebih dikedepankan oleh pihak aparat, sehingga tidak menimbulkan korban di kedua belah pihak, terlebih saya miris dan sangat menyayangkan saudari kita Uun Wulandari mengalami keguguran akibat insiden tersebut. Saya akan cek sumber dan kronologi kejadiannya, apabila benar atas perbuatan aparat, ini merupakan perbuatan yang sangat disayangkan”. Tegas Sigit K Yunianto.
Sementara itu menanggapi undangan Koordinasi dan Mediasi yang disampaikan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas kepada keluarga Tono Priyanto dan PT. Asmin Bara Bronang yang dilakukan Senin (16/03/2026) di Aula Tingang Menteng Komplek Kantor Bupati Kapuas, Kuala Kapuas, Sigit menghimbau semua pihak harus duduk bersama menyelesaikan kasus ini.
“saya kira kenapa sih sulit sekali memanggil kedua belah pihak yang bersengketa, (PT. Asmin Bara Bronang dan Tono Priyanto : Red), klo hal ini dilakukan dari dulu lalu pemda ini pro aktif kan tidak sampai menelan korban seperti ini, kasihan masyarakat yang selalu harus kalah melawan korporasi”. Tutup Sigit K Yunianto.
(Samhadi)
Palangka Raya - Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama keluarga besar ASN, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda, serta Baperrida Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan syukuran ulang tahun ke-60 Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung.
Acara yang digelar di Aula Jayang Tingang, Lantai I Kantor Gubernur Kalimantan Tengah ini turut mengundang anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Selasa (17/3/2026).
Dalam sambutannya, Leonard S. Ampung menyampaikan bahwa momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat berbagi keberkahan kepada sesama.
“Di bulan suci ini, kita tidak hanya memperkuat kebersamaan, tetapi juga meningkatkan kepedulian sosial. Semoga silaturahmi ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.
Ia juga mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa serta menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H. “Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” tambahnya.
Momen tersebut semakin istimewa karena bertepatan dengan perayaan ulang tahunnya yang ke-60. Leonard mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan hidup dan pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) selama kurang lebih 35 tahun.
“Usia hanyalah angka. Yang terpenting adalah bagaimana kita menjalani kehidupan dan menjalankan tugas dengan penuh makna serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa sebagai ASN, tugas utama adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara cepat, tepat, berkualitas, serta akuntabel. Menurutnya, di era digital saat ini, ASN dituntut untuk adaptif terhadap perkembangan dan kebutuhan masyarakat.
“Kita harus mampu menyesuaikan diri dengan kondisi masyarakat. Hakikat kita adalah pelayan masyarakat, bukan sebaliknya,” tegasnya.
Leonard juga menyoroti pentingnya peran keluarga, khususnya pasangan hidup, dalam mendukung karier ASN. Ia mengaku selama pengabdiannya selalu didampingi oleh istri yang memberikan motivasi dan dukungan dalam berbagai situasi.
“Peran keluarga sangat penting dalam menumbuhkan semangat kerja, inovasi, dan kreativitas. Ini menjadi inspirasi bagi ASN lainnya untuk terus belajar dan berkembang,” ungkapnya.
Sebelum berbuka puasa bersama, rangkaian kegiatan diisi dengan tausiyah keagamaan serta penyerahan tali asih kepada anak-anak panti asuhan sebagai bentuk kepedulian sosial.
Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat kebersamaan antar ASN sekaligus menjadi momentum refleksi untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat,"Tutupnya.
(Era Suhertini)