Berita Lain
news
Kalteng

Stranas PK Evaluasi Pencegahan Korupsi di Kalteng, Gubernur Dorong Evaluasi Rutin dan Penguatan Pengawasan Daerah

Palangka Raya - Tim Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka reviu progres dan tantangan implementasi aksi pencegahan korupsi di pemerintah daerah se-Kalimantan Tengah. Kegiatan ini berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, dan dijadwalkan berlangsung hingga 11 Juni 2026.

Agenda tersebut mencakup evaluasi sejumlah aksi strategis, di antaranya Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), pengadaan barang dan jasa (PBJ), serta penguatan sistem pengawasan internal pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan evaluasi oleh Stranas PK yang dinilai penting dalam memperkuat transparansi dan upaya pencegahan korupsi di daerah.

Gubernur menekankan bahwa forum seperti ini sangat dibutuhkan dan diharapkan dapat dilakukan secara berkala. Ia bahkan mendorong agar kegiatan evaluasi dan koordinasi dapat dilaksanakan setiap tiga bulan sekali dengan melibatkan seluruh pihak terkait, mulai dari perangkat perencanaan hingga inspektorat, agar pengawasan dapat berjalan lebih menyeluruh hingga ke tingkat kabupaten dan kota.

Selain itu, Gubernur juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung berbagai program penguatan tata kelola pemerintahan, termasuk upaya optimalisasi pendapatan daerah.

Menurutnya, peningkatan pendapatan daerah perlu dilakukan melalui proses yang terukur dan tidak instan, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan aturan yang berlaku.

“Upaya mengoptimalkan pendapatan daerah tidak semudah membalikkan telapak tangan, tetapi harus melalui proses yang terencana dan berkelanjutan,” demikian arahannya.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Provinsi Kalimantan Tengah, Eko Sulistiono, menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim pusat yang melakukan evaluasi langsung terhadap pelaksanaan aksi pencegahan korupsi di daerah. Menurutnya, hasil evaluasi tersebut akan menjadi bahan penting untuk memperkuat perbaikan tata kelola pemerintahan di Kalimantan Tengah.

Ia menjelaskan bahwa terdapat sejumlah aksi yang menjadi fokus evaluasi, termasuk penguatan pengawasan internal dan integrasi sistem pencegahan korupsi dalam pengelolaan anggaran serta pengadaan barang dan jasa.

Inspektorat, lanjutnya, akan menindaklanjuti seluruh catatan dan rekomendasi dari Stranas PK melalui langkah pembenahan dan pendampingan terhadap perangkat daerah. Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat pencegahan dini terhadap potensi penyimpangan dalam penggunaan anggaran daerah.

“Harapan kami, melalui kegiatan ini kinerja pemerintahan di Kalimantan Tengah semakin baik, terutama dalam memperkuat pencegahan korupsi sejak dini,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik yang lebih baik di Kalimantan Tengah.

(Era Suhertini)

news
Kalteng

Stranas PK Tinjau Pencegahan Korupsi di Kalteng: Soroti PBJ, SIPD, dan Tata Kelola Anggaran Daerah

Palangka Raya - Tim Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka reviu progres dan tantangan implementasi aksi pencegahan korupsi di pemerintah daerah se-Kalteng. Kegiatan berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, pada Senin (8/6/2026), dan akan dilanjutkan hingga 11 Juni 2026.

Agenda utama kunjungan ini adalah evaluasi pelaksanaan aksi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) serta pengadaan barang dan jasa (PBJ), termasuk efektivitas instrumen pencegahan korupsi di tingkat daerah.

Koordinator Harian Stranas PK, Sari Anggraeni, dalam sambutannya menegaskan bahwa forum ini merupakan bagian dari mandat nasional untuk mengawal upaya pencegahan korupsi di Indonesia, khususnya dalam memastikan kebijakan pusat benar-benar berjalan efektif di daerah.

Ia menekankan bahwa sejumlah instrumen yang telah disiapkan pemerintah pusat perlu dipastikan penggunaannya oleh pemerintah daerah, termasuk dukungan data yang berkualitas serta pemanfaatan sistem digital seperti audit internal oleh APIP untuk mendeteksi potensi anomali dalam pengadaan.

Menurutnya, melalui sistem tersebut, potensi risiko seperti indikasi ketidakwajaran belanja atau penyimpangan dalam PBJ dapat lebih cepat teridentifikasi sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait.

Dalam pemaparannya, Stranas PK mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah area rawan korupsi yang masih dominan secara nasional, yakni pengadaan barang dan jasa, perizinan, penyalahgunaan aset, serta penyalahgunaan anggaran daerah.

Pada sektor anggaran, disebutkan bahwa permasalahan sering terjadi pada ketidaktepatan sasaran program, di mana sebagian program belum sepenuhnya berbasis kebutuhan masyarakat. Salah satu contoh yang disoroti adalah program penanganan stunting yang masih ditemukan belum optimal dalam alokasi dan pelaksanaannya di sejumlah daerah.

Selain itu, beberapa temuan umum lainnya mencakup penggunaan kendaraan dinas yang tidak sesuai peruntukan serta pengelolaan aset daerah yang belum tertib.

Meski demikian, Stranas PK menilai Kalimantan Tengah menunjukkan sejumlah capaian positif, khususnya pada indikator penilaian kinerja penyedia dalam sistem pengadaan. 

Namun, evaluasi ini ditegaskan bukan hanya berfokus pada Kalteng, melainkan bagian dari pemantauan nasional terhadap implementasi kebijakan pusat di seluruh daerah.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas tata kelola pemerintahan, terutama dalam upaya pencegahan korupsi yang lebih sistematis dan berbasis data.

(Era Suhertini)

news
P. Raya

Hadiri Pentas Seni Pelepasan Murid, Polsek Pahandut Dukung Dunia Pendidikan

Palangka Raya - Polsek Pahandut Polresta Palangka Raya melalui Kanit Binmas Iptu Ade Maulana menghadiri kegiatan Pentas Seni dan Pelepasan Murid RA Nurul Hikmah Palangka Raya yang digelar di Aula Berkah Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah.

Kegiatan tersebut menjadi momentum apresiasi bagi para murid yang telah menyelesaikan pendidikan tingkat RA sekaligus memberikan motivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

“Kami mendukung setiap kegiatan positif di lingkungan pendidikan sebagai upaya membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin dan memiliki semangat belajar yang tinggi,” tutur Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hertanto mewakili Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., Sabtu (6/6/2026).

Acara dihadiri oleh pihak Kementerian Agama Kota Palangka Raya, pengurus yayasan, dewan guru, orang tua murid serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, doa, menyanyikan lagu kebangsaan dan lagu pendidikan, dilanjutkan sambutan serta penampilan pentas seni dari para murid.

Selain menjadi ajang unjuk bakat, kegiatan tersebut juga mempererat silaturahmi antara pihak sekolah, orang tua dan berbagai elemen yang mendukung dunia pendidikan.

Kehadiran personel Polsek Pahandut diharapkan semakin memperkuat hubungan kemitraan dengan lembaga pendidikan dalam mendukung pembinaan generasi penerus bangsa.

(Era Suhertini)

news
P. Raya

Dukung Objek Wisata Surung Danum, Polsek Bukit Batu Lakukan Patroli Dialogis

Palangka Raya - Personel Polsek Bukit Batu Polresta Palangka Raya melaksanakan patroli dialogis di kawasan objek wisata Surung Danum, Kelurahan Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu.

Patroli tersebut dilakukan untuk menjaga situasi kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun pengunjung yang beraktivitas di lokasi wisata.

“Keamanan kawasan wisata menjadi perhatian kami. Melalui patroli dialogis ini, kami ingin memastikan aktivitas masyarakat berjalan dengan aman dan kondusif,” tutur Kapolsek Bukit Batu Ipda Muhammad Hafiizh Ramadhan mewakili Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., Sabtu (6/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, personel berdialog dengan pengelola dan pengunjung guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak mereka untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

Petugas juga mengimbau masyarakat agar selalu mengawasi barang bawaan pribadi, mematuhi aturan yang berlaku di kawasan wisata dan segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

Kehadiran personel kepolisian diharapkan dapat mendukung terciptanya suasana yang aman sehingga objek wisata Surung Danum tetap menjadi destinasi yang nyaman bagi masyarakat.

(Era Suhertini)