Palangka Raya - Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Rapat Koordinasi Hari Besar Keagamaan Nasional (Rakor HBKN) Kegiatan ini difokuskan pada upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan, kegiatan dilaksanakan di Aula Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (12/2/2026).
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah, Norhani, menyampaikan bahwa pengendalian harga menjelang Ramadan menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Rakor kali ini juga dirangkaikan dengan evaluasi kondisi pangan di Kalimantan Tengah yang dipimpin oleh Badan Pangan Nasional, serta melibatkan unsur distribusi dari kepolisian, termasuk Polda Kalteng.
Menurut Norhani, secara umum sejumlah harga komoditas mulai menunjukkan tren penurunan. Namun demikian, masih terdapat beberapa bahan pokok yang perlu mendapat perhatian khusus.
“Beberapa harga sudah mulai turun dibanding sebelumnya. Tapi untuk komoditas seperti minyak goreng, bawang merah, dan bawang putih mulai menunjukkan gejala kenaikan kembali. Ini yang harus kita tekan bersama,” ujarnya.
Sebagai langkah konkret, pemerintah tetap mengintensifkan pelaksanaan pasar penyeimbang atau operasi pasar di berbagai wilayah. Program ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menahan laju kenaikan harga di pasaran.
Melalui Rakor HBKN ini, Pemprov Kalteng berharap koordinasi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, dan aparat keamanan semakin solid sehingga distribusi bahan pangan tetap lancar dan harga kebutuhan pokok masyarakat tetap terkendali selama Ramadan hingga Idulfitri mendatang," Tutupnya.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menerima kunjungan Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi Kreatif dalam kegiatan silaturahmi dan ramah tamah yang digelar di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, Selasa (10/2/2026).
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pengembangan ekonomi kreatif serta mendorong pelaku UMKM di Kalteng agar semakin maju dan berdaya saing.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Tengah, Rahmawati, menyampaikan bahwa kehadiran Staf Khusus Presiden membuka peluang besar bagi dunia usaha di daerah. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat diharapkan mampu menghadirkan informasi, pendampingan, serta akses program yang lebih luas bagi pelaku usaha.
“Kami berharap kehadiran Staf Khusus Presiden ini dapat memperkuat pendampingan bagi pelaku UMKM, sejalan dengan visi Gubernur Kalimantan Tengah dalam memajukan ekonomi melalui penguatan usaha lokal,” ujarnya.
Salah satu program yang didorong adalah percepatan pembangunan rumah produksi UMKM. Rahmawati menjelaskan bahwa rumah produksi yang telah diluncurkan sebelumnya diharapkan segera terealisasi penuh dan menjadi percontohan bagi daerah lain di Kalteng. Keberadaan rumah produksi ini diyakini mampu menumbuhkan semangat wirausaha serta mendorong lahirnya inovasi dari generasi muda.
Dari sisi permodalan, Pemprov Kalteng juga mendorong pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan melalui bank-bank Himbara. Tahun 2026, penerima KUR diarahkan kepada pelaku usaha yang telah memiliki omzet dan siap meningkatkan kapasitas produksi, baik untuk pasar nasional maupun internasional.
Rahmawati menyebutkan, pelaku usaha mikro hingga menengah di Kalteng saat ini menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Produk-produk UMKM daerah sudah mulai banyak dipasarkan melalui platform e-commerce serta dipromosikan lewat dukungan Dekranasda provinsi maupun kabupaten/kota.
Selain itu, pemerintah daerah juga mengajak generasi muda memanfaatkan fasilitas rumah UMKM yang berada di kawasan strategis Kota Palangka Raya. Tempat tersebut disediakan secara gratis sebagai ruang promosi produk inovatif dari berbagai daerah di Kalteng, meski hingga kini pemanfaatannya dinilai belum maksimal.
Dalam hal legalitas usaha, Dinas Koperasi dan UKM terus melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM, termasuk pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal gratis untuk usaha kuliner. Proses pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui aplikasi OSS maupun langsung di PTSP, dengan pendampingan dari tim UMKM setempat.
Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah ini, diharapkan UMKM Kalimantan Tengah semakin berkembang, inovatif, dan mampu menjadi pilar penggerak ekonomi daerah." Pungkasnya.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Pengisian sejumlah jabatan kosong di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah masih dalam tahap proses.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Tengah Lisda Arriyana, usai kegiatan Ramah Tamah dengan Staf Kepresiden Bidang ekonomi kreatif, bertempat di istana isen mulang,kantor gubernur provinsi Kalimantan tengah, Selasa(10/2/2016)menyampaikan bahwa seluruh tahapan tetap mengacu pada aturan dan ketentuan kepegawaian yang berlaku.
Lisda menjelaskan bahwa mekanisme pengisian jabatan, termasuk kemungkinan penunjukan Pelaksana Tugas (Plt), saat ini masih berjalan dan belum dapat disampaikan secara rinci kepada publik.
“Semua masih berproses. Kita tetap melalui mekanisme seleksi dan ada kriteria tertentu. Pada prinsipnya, kita melakukan pemetaan kompetensi untuk menempatkan seseorang pada posisi yang sesuai,” ujarnya.
Menurutnya, proses seleksi bisa saja memiliki perbedaan menyesuaikan dengan kebijakan terbaru dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pemerintah daerah, kata dia, bersikap dinamis dan terus mengikuti perkembangan regulasi yang ada.
Lisda juga menegaskan bahwa tidak ada kendala berarti dalam proses pengisian jabatan. Namun, setiap posisi tetap harus memenuhi persyaratan administratif dan ketentuan perundang-undangan di bidang kepegawaian.
“Semua ada prosesnya, ada syaratnya, dan itu harus sesuai aturan. Jadi kita tidak bisa memperkirakan secara pasti kapan selesai, karena semuanya berjalan sesuai prosedur,” jelasnya.
Terkait kemungkinan adanya penyesuaian struktur OPD atau penggabungan dinas, Lisda menyebut hal tersebut masih belum dapat dipastikan. Meski demikian, ia berharap proses pengisian jabatan dapat rampung dalam tahun ini.
“Kita berharap bisa selesai tahun ini, tapi tetap kita ikuti saja ketentuan yang berlaku,” tandasnya.
(Era Suhertini)
PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program prioritas nasional sesuai ASTA CITA Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Menurut Gubernur, penguatan sektor ekonomi kreatif menjadi bagian strategis dalam mendorong transformasi ekonomi daerah, sekaligus selaras dengan agenda nasional untuk memperkuat kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.
“Penguatan sektor ekonomi kreatif kami yakini sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah,” pungkasnya. Selasa (10/2/2026).
Ia menambahkan, Kalimantan Tengah memiliki potensi besar pada subsektor ekonomi kreatif berbasis budaya dan kearifan lokal, seperti seni pertunjukan, kriya, kuliner, musik, hingga produk UMKM. Potensi tersebut perlu didukung melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha, akses pembiayaan, digitalisasi pemasaran, serta penguatan jejaring promosi.
Gubernur berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat terus diperkuat, sehingga pengembangan ekonomi kreatif di Kalimantan Tengah mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan daya saing daerah di tingkat nasional.
(Deddy)