Palangka Raya - Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Tim Pendataan Perkebunan Sawit Rakyat Tahun 2026 yang dilaksanakan Di Aula Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah, selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 Mei 2026.
Kegiatan ini diikuti sebanyak 25 petugas pendataan dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut dibuka melalui sambutan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah yang diwakili oleh Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Acmad Sugianor.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah yang diwakili Asisten II Setda Provinsi Kalteng H. Insinyur Dardiansyah, serta para petugas pendataan perkebunan sawit rakyat dari seluruh kabupaten dan kota.
Dalam sambutannya, Acmad Sugianor menyampaikan permohonan maaf dari Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng yang berhalangan hadir karena kondisi kesehatan. Ia menyebutkan bahwa sektor perkebunan kelapa sawit rakyat merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan ekonomi daerah di Kalimantan Tengah.
Namun demikian, tata kelola perkebunan sawit rakyat masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait ketersediaan data yang akurat, valid, terverifikasi, dan terintegrasi baik secara spasial maupun administratif. Oleh sebab itu, pendataan dan pemetaan kebun sawit rakyat menjadi langkah penting dalam mendukung arah kebijakan nasional serta pembangunan perkebunan berkelanjutan.
“Keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh besarnya dukungan anggaran, tetapi juga oleh komitmen, integritas, disiplin, profesionalisme, serta sinergi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Acmad Sugianor saat membacakan sambutan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng.
Melalui kegiatan bimtek ini, peserta dibekali kemampuan teknis terkait penggunaan aplikasi digital, pengumpulan data berbasis spasial, proses validasi dan verifikasi data lapangan, hingga pengolahan data menjadi database perkebunan yang siap digunakan.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membangun keseragaman metode pendataan di seluruh kabupaten dan kota agar data yang dihasilkan memiliki standar yang sama dan dapat diintegrasikan ke dalam sistem informasi perkebunan.
Pendataan tersebut juga akan mengumpulkan berbagai data pendukung, mulai dari legalitas lahan, kelembagaan petani, kondisi teknis kebun, hingga pemetaan digital berbasis teknologi modern. Hasil pendataan nantinya akan menjadi dasar dalam mendukung program strategis nasional seperti peremajaan sawit rakyat (PSR), program kemitraan, hingga kebijakan pembangunan perkebunan berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan materi dari narasumber Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan instansi terkait yang memiliki kompetensi di bidang pengoperasian aplikasi dan pengolahan data perkebunan.
Di akhir sambutan, Acmad Sugianor berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan secara aktif, berdiskusi, dan membangun persepsi yang sama dalam pelaksanaan pendataan di lapangan.
“Peserta memiliki peran penting sebagai ujung tombak dalam menghasilkan data berkualitas demi mendukung pembangunan perkebunan sawit rakyat yang berkelanjutan di Kalimantan Tengah,” tutupnya.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Operasi Gabungan Penertiban Pajak Kendaraan Bermotor yang digelar di Jalan Yos Sudarso depan TVRI Palangka Raya, Rabu (20/5/2026), berhasil menjaring ratusan kendaraan serta menemukan puluhan kendaraan dengan tunggakan pajak.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bapenda Provinsi Kalimantan Tengah melalui UPT Samsat Palangka Raya bersama Ditlantas Polda Kalteng, Bapenda Kota Palangka Raya, Jasa Raharja, dan Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya.
Operasi dimulai sejak pukul 08.30 WIB dengan sasaran kendaraan bermotor yang melintas di kawasan tersebut. Dari hasil kegiatan, petugas menjaring sebanyak 660 kendaraan untuk dilakukan pemeriksaan administrasi.
Dari jumlah tersebut, ditemukan sebanyak 86 kendaraan yang menunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), terdiri dari 74 kendaraan roda dua dan 12 kendaraan roda empat.
Adapun total perkiraan tunggakan pajak kendaraan bermotor yang berhasil terdata mencapai Rp55.335.918, dengan rincian tunggakan kendaraan roda dua sebesar Rp26.997.697 dan kendaraan roda empat sebesar Rp28.335.918.
Operasi gabungan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor sekaligus mendukung optimalisasi pendapatan daerah Provinsi Kalimantan Tengah.
Petugas juga mengimbau masyarakat agar rutin melakukan pembayaran pajak kendaraan tepat waktu demi tertib administrasi dan mendukung pembangunan daerah.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah kembali bersiap menggelar agenda tahunan unggulannya, Pesona Tambun Bungai 2026, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah.
Kegiatan yang telah memasuki tahun kelima pelaksanaannya sejak 2022 tersebut akan digelar pada 29 hingga 31 Mei 2026 di Duta Mall Palangka Raya dan menjadi ajang kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias mengatakan, Pesona Tambun Bungai tidak hanya menjadi ajang promosi produk UMKM lokal, tetapi juga sarana edukasi masyarakat mengenai literasi keuangan, transaksi digital, serta cinta rupiah.
Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Podcast Diskominfosantik Kalteng yang berlangsung di arena Kalteng Expo 2026, halaman GOR Indoor Serbaguna Palangka Raya, Rabu (20/5/2026).
Menurut Yuliansah, kegiatan ini mengusung konsep 3E, yakni Exhibition (Eksibisi), Education (Edukasi), dan Empowerment (Pemberdayaan).
Melalui pilar Exhibition, Bank Indonesia memfasilitasi promosi berbagai produk unggulan UMKM seperti kriya, wastra, kuliner, hingga kopi binaan BI dan dinas terkait guna memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal.
Sementara pada pilar Education dan Empowerment, masyarakat dan pelaku usaha akan mendapatkan edukasi mengenai literasi keuangan digital, keamanan transaksi, hingga pengembangan kapasitas usaha agar UMKM Kalimantan Tengah mampu bersaing dan menembus pasar yang lebih luas.
“Tujuan utama kami adalah mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Tengah secara berkelanjutan dan inklusif melalui sinergi dan kolaborasi,” ujar Yuliansah.
Tidak hanya fokus pada UMKM, Pesona Tambun Bungai 2026 juga melibatkan berbagai komunitas masyarakat dan generasi muda melalui kompetisi basket, seni barista kopi, hingga penguatan ekosistem ekonomi syariah.
Bank Indonesia Kalteng juga menggandeng Baznas, MUI, dan UIN Palangka Raya dalam pengembangan digitalisasi zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf), serta pelaksanaan program sertifikasi Juru Sembelih Halal (Juleha) menjelang Hari Raya Iduladha.
Di akhir kegiatan, Yuliansah mengajak masyarakat untuk turut menyukseskan berbagai agenda daerah seperti Kalteng Expo 2026, Festival Budaya Isen Mulang (FBIM), dan Pesona Tambun Bungai 2026 sebagai momentum memperkuat ekonomi daerah dan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap rupiah serta transaksi digital yang aman dan bijak.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. mengapresiasi pelaksanaan Pasar Murah Spesial dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah.
Apresiasi tersebut, disampaikan Kapolda Kalteng usai menghadiri pembukaan Pasar Murah yang dipimpin Gubernur H. Agustiar Sabran, di Halaman Istana Isen Mulang, Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (20/5/2026).
Kapolda Kalteng menyebut bahwa kegiatan yang menyasar masyarakat umum dan mahasiswa dari wilayah pedalaman ini dinilai sebagai langkah nyata meringankan beban ekonomi warga.
"Pasar murah tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Kalteng ke-69 yang jatuh pada 23 Mei. Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah pasaran, mulai dari beras, minyak goreng, gula, hingga telur dan bahan pangan lainnya," ungkapnya.
Irjen Iwan juga mengatakan bahwa inisiatif dari program ini sangat membantu, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil dan mahasiswa perantauan yang kerap menghadapi keterbatasan akses serta harga barang yang lebih tinggi.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan pasar murah ini. Ini bentuk kepedulian nyata kepada masyarakat, khususnya saudara-saudara kita dari pedalaman dan para mahasiswa yang sedang menimba ilmu di Palangka Raya," ujar Kapolda dalam sambutannya.
Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari. Ratusan paket sembako ludes terjual dalam waktu singkat. Panitia juga menyiapkan kuota khusus bagi mahasiswa asal pedalaman agar mereka bisa mendapatkan akses yang merata.
Sementara itu, Kabidhumas Kombes Pol Budi Rachmat menambahkan, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, Polda Kalteng, dan berbagai pihak terkait. Tujuannya tidak hanya untuk menjaga stabilitas harga, tapi juga mempererat hubungan antara aparat, pemerintah, dan masyarakat.
Peringatan HUT ke-69 Kalimantan Tengah tahun ini mengusung semangat kebersamaan dan gotong royong.
"Pasar murah ini diharapkan menjadi salah satu program yang memberikan dampak langsung dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas," tutup Kabidhumas.
(Era Suhertini)