Palangka Raya - Personel piket SPKT I Polsek Sabangau Polresta Palangka Raya mendatangi lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas di Jalan RTA Milono Km 8,5, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai respon cepat atas laporan masyarakat terkait peristiwa laka lantas yang terjadi di kawasan tersebut pada pagi hari.
Personel yang tiba di lokasi kemudian melakukan tindakan awal kepolisian dengan mengamankan TKP serta mengumpulkan keterangan dari saksi di lapangan.
“Penanganan awal ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap terkendali serta membantu proses tindak lanjut oleh unit terkait,” jelas Kapolsek Sabangau Iptu Ahmad Taufiq mewakili Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., Senin (27/4/2026).
Berdasarkan keterangan di lapangan, kecelakaan melibatkan satu unit dump truck dan satu unit sepeda motor yang melaju searah, yang kemudian terjadi senggolan hingga menyebabkan pengendara sepeda motor terjatuh dan mengalami luka fatal.
“Selanjutnya, penanganan perkara diserahkan kepada Unit Laka Lantas Polresta Palangka Raya guna proses penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Menindaklanjuti laporan masyarakat, Bhabinkamtibmas Polsek Pahandut Polresta Palangka Raya bergerak cepat menangani adanya orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang meresahkan warga di wilayah Kelurahan Langkai.
Penanganan dilakukan dengan mendatangi lokasi bersama petugas dari Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Satpol PP, serta didampingi Ketua RT setempat guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali.
ODGJ tersebut dilaporkan kerap berteriak di lingkungan permukiman sehingga menimbulkan keresahan warga sekitar, sehingga perlu dilakukan penanganan secara terpadu dan humanis.
“Penanganan ini kami lakukan sebagai bentuk respons cepat terhadap laporan masyarakat, dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan berkoordinasi dengan instansi terkait,” jelas Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto mewakili Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., Minggu (27/4/2026).
Setelah dilakukan koordinasi dengan pihak keluarga, ODGJ tersebut kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Kalawa Atei untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Selain itu, Bhabinkamtibmas juga mengimbau kepada masyarakat agar segera melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban melalui Bhabinkamtibmas setempat maupun layanan call center 110.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Peringatan Hari Kartini di Provinsi Kalimantan Tengah berlangsung meriah dan penuh warna. Bunda PAUD Provinsi Kalimantan Tengah menghadirkan lomba fashion show dan lomba mewarnai yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (27/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Bunda PAUD Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran, Ketua Pokja Bunda PAUD Provinsi Kalimantan Tengah Nunu Andriani, perwakilan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, serta sejumlah kepala perangkat daerah, di antaranya Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin), Bunda PAUD Kota Palangka Raya, dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip).
Dalam sambutannya, Aisyah Thisia Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang diinisiasi oleh Pokja Bunda PAUD. Ia menilai tingginya partisipasi anak-anak PAUD di Palangka Raya menjadi bukti antusiasme terhadap kegiatan yang bersifat edukatif sekaligus kreatif.
“Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan diri, meningkatkan rasa percaya diri, serta menyalurkan kreativitas sejak usia dini,” ujarnya.
Suasana acara semakin semarak dengan beragam penampilan busana unik dan menarik dalam lomba fashion show, serta hasil karya penuh warna dari lomba mewarnai. Tidak sekadar ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara anak, orang tua, dan para pendidik PAUD.
Bunda PAUD Kalteng juga menegaskan pentingnya inklusivitas dalam setiap kegiatan anak usia dini. Ia berharap seluruh anak, termasuk anak berkebutuhan khusus, mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dan berkembang.
“Harapannya, kegiatan ini tidak hanya untuk anak-anak pada umumnya, tetapi juga memberi ruang bagi anak berkebutuhan khusus untuk ikut berpartisipasi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pokja Bunda PAUD Provinsi Kalimantan Tengah Nunu Andriani menyampaikan bahwa lomba fashion show dan mewarnai yang diikuti anak PAUD, TK, hingga anak berkebutuhan khusus ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri sejak dini.
“Kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkreasi dan mengekspresikan bakat, kemampuan, serta mengembangkan diri dan pengetahuan mereka,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat mendorong tumbuhnya karakter positif, kreativitas, serta rasa percaya diri anak usia dini di Kalimantan Tengah secara berkelanjutan, sejalan dengan semangat emansipasi yang diwariskan oleh Raden Ajeng Kartini.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangka Raya, Polda Kalteng turut menghadiri acara Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026 yang diselenggarakan pada wilayah hukumnya, Senin pagi (27/4/2026).
Acara tersebut berlangsung di Aula Rutan Kelas IIA Palangka Raya, Jalan Tjilik Riwut Km. 2, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, yang dihadiri oleh Kasattahti, Kompol Erwin Apriadi bersama personel selaku perwakilan Polresta Palangka Raya.
Kapolresta, Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. melalui Kompol Erwin Apriadi menjelaskan, kehadiran mereka dalam acara Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan merupakan upaya untuk memperkuat hubungan sinergitas bersama seluruh unsur lintas sektoral.
“Selain itu juga sebagai bentuk dukungan dari Polresta Palangka Raya terhadap seluruh jajaran lembaga pemasyarakatan untuk dapat menghadirkan pelayanan prima melalui kerja nyata melalui momen Hari Bakti Pemasyarakatan,” jelasnya.
Kompol Erwin Apriadi mengungkapkan bahwa hal itu selaras dengan tema yang diusung dalam peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan tahun ini yakni “Pemasyarakatan Kerja Nyata Pelayanan Prima”.
“Sehingga diharapkan seluruh jajaran lembaga pemasyarakatan pun mampu mewujudkan transformasi sistem pemasyarakatan menuju layanan yang lebih profesional, berintegritas dan berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.
(Era Suhertini)