Palangka Raya - Personel Polresta Palangka Raya melaksanakan pengamanan kegiatan Ibadah Paskah di Gereja Kanaan yang berlokasi di kawasan Junjung Buih 3B, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut.
Kegiatan pengamanan ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, tertib, dan lancar bagi jemaat yang hadir.
Dalam pelaksanaannya, personel ditempatkan di area sekitar gereja untuk melakukan pengawasan serta memberikan rasa aman kepada jemaat yang melaksanakan ibadah.
Ibadah Paskah yang mengangkat tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita” tersebut diikuti sekitar 300 jemaat dan berlangsung dengan khidmat.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. melalui Padal Wilayah VII Iptu Yudi Hartono menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan guna menjamin kenyamanan jemaat selama beribadah.
“Pengamanan ini kami laksanakan untuk memastikan kegiatan ibadah berjalan aman dan kondusif, sehingga jemaat dapat beribadah dengan tenang,” ungkapnya, Jumat (3/4/2026).
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif, dan semoga suasana yang tertib seperti ini terus terjaga, karena rasa aman saat beribadah adalah hal yang sangat penting bagi semua.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Polsek Rakumpit Polresta Palangka Raya melaksanakan kegiatan sambang dialogis dengan menyasar pemilik warung sembako di wilayah hukumnya sebagai upaya memperkuat komunikasi sekaligus mensosialisasikan layanan kepolisian 110.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Rakumpit berdialog langsung dengan warga pemilik usaha sembako, untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan sekitar tempat usaha.
Kapolsek Rakumpit Iptu Didik Suhardianto menjelaskan bahwa layanan 110 merupakan sarana cepat bagi masyarakat untuk melaporkan gangguan kamtibmas maupun membutuhkan bantuan kepolisian.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan masyarakat mengetahui dan memanfaatkan layanan 110 apabila terjadi gangguan keamanan atau membutuhkan kehadiran Polri secara cepat,” jelasnya mewakili Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., Jum’at (3/4/2026).
Selain itu, warga juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi tindak kejahatan di sekitar lingkungan usaha serta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan hal mencurigakan.
Dengan pendekatan dialogis dan humanis, Polsek Rakumpit berharap terbangun sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Personel Polresta Palangka Raya melaksanakan pengamanan kegiatan Ibadah Paskah di Gereja Katedral Santa Maria yang berlokasi di Jalan Tjilik Riwut Km 1, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya.
Pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, tertib, dan lancar bagi jemaat yang hadir.
Dalam pelaksanaannya, personel gabungan dari Polresta Palangka Raya dan Direktorat Samapta Polda Kalteng disiagakan di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Ibadah Paskah yang mengangkat tema “Pengorbanan dan Cinta Salib Kristus” tersebut diikuti sekitar 800 jemaat dan berlangsung dengan khidmat, serta dilanjutkan kembali pada sesi ibadah berikutnya.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. melalui Padal pengamanan AKP Sukrianto menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal demi memberikan rasa aman kepada jemaat.
“Pengamanan ini kami laksanakan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman dan kondusif, sehingga jemaat dapat beribadah dengan tenang,” ungkapnya, Jumat (3/4/2026).
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif, dan semoga suasana yang penuh ketenangan ini terus terjaga, karena setiap momen ibadah adalah waktu berharga yang layak dijalani dengan rasa aman dan damai.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah kembali menggelar inspeksi mendadak (sidak) terhadap distribusi LPG 3 kilogram di sejumlah wilayah di Kota Palangka Raya.
Sidak ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait dugaan penjualan gas bersubsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah melalui Kepala Bidang Perlindungan Konsumen, Maskur, S.E., menyampaikan bahwa pihaknya menemukan adanya pelanggaran harga di tingkat pangkalan hingga pengecer.
“Dari hasil pengawasan, kami menemukan salah satu pangkalan di Jalan Rajawali menjual LPG 3 kg di atas HET yang seharusnya Rp22.000, namun dijual Rp28.000 per tabung,” ujarnya.
Tak hanya itu, tim juga menindaklanjuti laporan masyarakat di kawasan Jalan RTM Milono Km 7 ke atas, di mana harga gas melon bahkan mencapai Rp40.000 hingga Rp45.000 per tabung di tingkat eceran. Bahkan, ditemukan pula pangkalan yang menjual hingga Rp40.000 per tabung.
Maskur menegaskan, temuan tersebut akan dilaporkan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti, guna mencegah penyalahgunaan LPG 3 kg bersubsidi.
Ia juga memastikan bahwa kenaikan harga di masyarakat bukan disebabkan oleh kelangkaan. Pasalnya, kuota LPG 3 kg di Kalimantan Tengah justru mengalami penambahan hingga 100 persen selama bulan Ramadan dan Idulfitri.
“Artinya, stok aman dan mencukupi. Kenaikan harga ini lebih kepada adanya permainan oknum tertentu,” tegasnya.
Dari sisi kualitas, Disdagperin memastikan bahwa berat isi tabung LPG tetap sesuai ketentuan, yakni 3 kilogram. Pengawasan rutin terus dilakukan bersama tim metrologi di SPBE Jalan Tjilik Riwut Km 42.
Secara regulasi, pendistribusian LPG 3 kg hanya diperbolehkan sampai tingkat pangkalan, sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2009. Sementara pengawasan distribusi dan harga di tingkat SPBE, agen, hingga pangkalan menjadi kewenangan pemerintah daerah melalui perangkat yang membidangi urusan perdagangan.
“Kalaupun kami turun hingga ke pengecer, itu hanya sebatas pengawasan dan bahan laporan kepada pimpinan,” jelas Maskur.
Ia menambahkan, secara umum tidak ada kelangkaan LPG 3 kg di Kalimantan Tengah. Namun, masyarakat diimbau untuk lebih aktif memantau dan melaporkan apabila menemukan pangkalan yang menjual tidak sesuai ketentuan.
Pemerintah berharap, dengan pengawasan intensif ini, distribusi LPG bersubsidi dapat tepat sasaran dan harga tetap terjangkau bagi masyarakat yang berhak.
(Era Suhertini)